JANGAN TAKUT

Ratapan 3:40-58

Belum ada komentar 126 Views

“Ya TUHAN, aku memanggil nama-Mu dari dasar lobang yang dalam. Engkau dekat tatkala aku memanggil-Mu, Engkau berfirman: Jangan takut!” (Rat. 3:55 & 57)

Ketika kehidupan kita berada pada titik terendah, gelombang badai menghantam tak kenal lelah dan tak kenal belas kasihan, kita jadi merasa bahwa kehidupan ini sudah tak bisa diharapkan lagi. Titik kehancuran sudah sangat dekat. Kita lantas berpikir: “Ya sudah, apa pun yang akan terjadi, terjadilah.” Lantas, apakah pikiran itu membuat kita menjadi lebih siap menghadapi apa pun yang bakal terjadi di masa depan? Kenyataannya, pikiran semacam itu tidak sedang menyiapkan kita untuk dapat menghadapi kemungkinan terburuk. Sebaliknya, menyiapkan kita untuk benar-benar hancur, tak berpengharapan.

Umat Israel menghadapi kenyataan yang luar biasa pahitnya: Yerusalem dan Bait Allah hancur, sebagian penduduknya dibuang ke Babel. Apakah ada kenyataan yang lebih pahit daripada tempat sucinya diinjak-injak dan dinistakan oleh bangsa asing tanpa dapat mereka cegah? Tangisan air mata darah pun tak sanggup mengobati kepedihan mereka.

Meratap bukanlah cara untuk mengatasi kepahitan hidup. Cara manjur untuk mengatasi kepahitan hidup adalah tetap memelihara keyakinan bahwa Allah begitu dekat pada umat-Nya. Bahkan, ketika umat berada di titik terendah dalam kehidupannya, Allah tetap dekat ketika umat berseru kepada-Nya. Dengan keyakinan dan penghayatan seperti itulah, umat akan mendengar suara Allah yang sangat menyejukkan berkata: “Jangan takut!” [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Syukur kepada-Mu, ya Allah, karena belas kasih dan kasih setia-Mu begitu nyata dalam kehidupan kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 50:7-15; Rat. 3:40-58; Kis. 28:1-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...