Jangan Takut

Yesaya 44:1-5

1 Komentar 366 Views

“Janganlah takut hai hambaku Yakub …!” (Yes. 44:2)

Ira berdiri terpaku di depan terowongan ular di taman bermain. Ia ingin masuk, tapi tidak berani. Di dekatnya, ada seorang anak lelaki yang lebih besar. Ia berjalan mendekati Ira lalu dengan setengah berbisik, ia berkata: “Kamu takut? Ayo sini, kita masuk bersama.” Mereka pun menghilang di balik terowongan ular.

Pernahkah Saudara merasa takut seperti yang dirasakan Ira? Takut menghadapi hal baru atau takut menghadapi masa depan? Firman Tuhan melalui nabi Yesaya mengatakan: “Janganlah takut!” Nabi Yesaya melukiskan keadaan Israel saat mereka menyadari keberdosaan mereka, yakni diselimuti ketakutan. Mereka khawatir bagaimana jika Allah menolak pertobatan mereka, seperti yang biasa dilakukan para penguasa yang lalim? Bagaimana jika Allah murka dan menghukum mereka dengan keras? Nabi Yesaya lalu meneguhkan mereka agar mereka tidak takut. Allah tidak akan menolak pertobatan umat-Nya, sebab Ia sangat mengasihi mereka. Dia akan menyambut mereka dengan sukacita.

Perjalanan hidup kita sebagai anak-anak Tuhan pun mengalami banyak tantangan dan rintangan. Tak jarang kita jatuh ke dalam dosa. Firman Tuhan melalui Yesaya ini meneguhkan kita supaya jangan takut untuk memohon pengampunan kepada Tuhan, sebab Dia tidak akan menolak kita. Jangan takut menghadapi tantangan, sebab Tuhan menyertai kita! [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

REFLEKSI:
Janganlah takut menghadapi tantangan, sebab Allah besertamu. Ia menolongmu.

Ayat Pendukung: Mzm. 139:1-12, 23-24; Yes. 44:1-5; Ibr. 2:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Kezia

    Ini sangat relevan dgn kehidupan sehari2. Saya lagi galau, terus ga sengaja liat notif ini di HP. Pas banget 🙂

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...