Jangan Salah Fokus

Yohanes 1:29-34

Belum ada komentar 192 Views

“Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia. Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.” (Yoh. 1:29-30)

Anak-anak muda suka membuat jargon-jargon yang bisa membingungkan generasi yang lebih senior. Salah satu jargon itu adalah “salfok” (salah fokus). Ini menunjuk pada situasi ketika kita seharusnya memperhatikan A, tetapi kita malah memperhatikan B. Misalnya, ketika melihat foto seseorang, kita tidak memperhatikan wajah orang tersebut, tetapi sepatu yang dipakainya.

Ketika Yohanes Pembaptis memulai pelayanannya, ada banyak orang yang terpesona padanya. Sebagian orang bahkan memandangnya sebagai titisan nabi Elia, nabi besar di mata masyarakat Yahudi zaman itu, di samping Musa. Menarik bahwa Yohanes Pembaptis tidak menggunakan hal itu sebagai peluang bagi dirinya untuk “pansos” (panjat sosial). Ia dengan tegas mengatakan bahwa yang harus diikuti oleh orang-orang yang berbondong-bondong mendatanginya adalah Yesus, bukan dirinya. Ia tidak mau orang-orang jadi “salfok.”

Sebuah pepatah bahasa Inggris mengatakan, “The wise man points to the moon, but the poor looks at the finger” (orang bijak menunjuk ke bulan, tapi orang bodoh melihat jari[nya]). Tidak peduli apa pun juga yang terjadi pada diri kita, pusat perhatian kita tetap harus tertuju pada Yesus Kristus. Yohanes Pembaptis punya kesempatan menjadi populer, tetapi ia memusatkan perhatiannya pada Yesus. Demikian pula ketika ia harus melewati masa-masa gelap saat ditangkap oleh penguasa, fokus perhatiannya tetap pada Yesus. Kita juga, jangan sampai kita salah fokus! [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Betapa mudahnya kita menjadi salah fokus, dan lebih memperhatikan kedukaan atau kenikmatan di sekitar kita, sehingga tidak melihat Yesus.

Ayat Pendukung: Mzm. 69:2-6, 31-37; Yes. 41:14-20; Yoh. 1:29-34
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...