Jangan Menyesatkan Anak, Tuntunlah Mereka!

Jangan Menyesatkan Anak, Tuntunlah Mereka!

Belum ada komentar 147 Views

Suatu kali di sebuah kumpulan ibu-ibu yang sedang menemani anak-anaknya bermain, terdengar suara tangis kencang dari seorang anak. Mendadak semua ibu terdiam, telinga mereka penuh perhatian mendengarkan suara tersebut. Beberapa detik kemudian salah satu ibu berkata spontan, “Ah, tenang bukan anakku!” sambil mengelus dada dan meneruskan permainan di HP-nya.

Banyak orang tidak memedulikan anak orang lain. Jangan-jangan, itulah yang menyebabkan kita berpikir bahwa tema bulan peduli kali ini tidak relevan dengan diri kita yang sudah memiliki anak kecil atau belum memiliki anak.

Padahal pada waktu Yesus berkata, “Jangan menyesatkan salah satu dari anak-anak ini!” Yesus bukan hanya bicara kepada orangtua kandung dari anak-anak itu, tetapi juga kepada murid-murid-Nya. Itu berarti, tugas untuk menuntun anak ke jalan yang benar, adalah tugas kita bersama. Ini adalah tugas kita sebagai orang yang lebih tua di dalam dan melalui gereja sebagai wadah yang menerima mandat dari Tuhan.

Apa yang dimaksud dengan menyesatkan anak? Dalam terjemahan lainnya, Yesus mengatakan bahwa jika murid-murid menyebabkan anak-anak menjadi pengikut atau pelaku dosa, maka Allah sangat serius bahkan menghukum pelakunya.

Pertanyaannya, apa yang dapat kita lakukan, agar tindak tanduk dan tutur kata kita tidak menyesatkan anak?

  • Pertama, Belajarlah menjadi orang yang semakin tua semakin bijaksana.
  • Kedua, sadarilah bahwa perkataan, perbuatan dan ‘percaya’ kita kepada Tuhan adalah cermin buat anak-anak muda di sekitar kita.
  • Ketiga, Tuntunlah anak-anak atau anak muda dimanapun mereka berada, untuk datang kepada Tuhan.

Bagaimana caranya? Sub tema di bulan peduli minggu ke-4 akan menjawabnya.

Selamat menjadi orangtua dan orang yang lebih tua! Selamat meneladani, membangun dan memotivasi calon-calon pemimpin gereja dan bangsa masa depan sebagai tugas mulia dari Tuhan. Siapkah kita? Tuhan memberkati

[Riajos]

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...
  • Iman Menembus Batas Ketakutan
    Markus 5:21-43
    Perikop ini berisi dua kisah yang dijalin bersamaan. Kisah pertama tentang Yairus, seorang kepala rumah ibadat, yang meminta Yesus...