Jangan Memalingkan Wajahmu!

Lukas 1:39-45, (46-55)

Belum ada komentar 73 Views

… lalu berseru dengan suara nyaring: “Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu.” (Luk. 1:42)

Kecenderungan manusia menilai bahwa kehidupan barulah lengkap ketika sudah menikah dan memiliki anak dapat mereduksi nilai manusia itu sendiri. Seolah-olah nilai sebagai manusia ditentukan oleh status atau pencapaian seperti sudah menikah, memiliki anak, karier cemerlang, dan sebagainya. Karena itu, ketika membaca Lukas 1:42, ”Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu,” tidak dimaknai dalam pengertian membandingkan Maria dengan Elisabet; tidak membandingkan Maria dengan perempuan lainnya yang tidak menikah atau tidak memiliki anak. Sebab, cara pandang demikian justru telah mereduksi makna berkat tersebut.

Elisabet dan Maria berbeda usia dan generasi, namun mereka berdua mengalami peristiwa mengejutkan. Di usia yang sudah tua, Elisabet mengandung. Di usia yang masih muda dan belum menikah, Maria mengandung. Mereka berdua menunjukkan keteladanan. Mereka berdua saling mendoakan, menguatkan, dan mendukung. Elisabet, di usianya yang sudah tua, dapat mengerti bahwa Maria hidup dalam zaman yang rentan dengan penghakiman. Maria membutuhkan dukungan agar kuat menjalani tugasnya sebagai ibu Yesus. Elisabet pun mengucapkan berkat, “Diberkatilah engkau.”

Dalam menjalani hidup bersama dengan orang lain yang membutuhkan dukungan dan doa, apa respons kita? Apakah kita memalingkan wajah dan menghakimi? [Pdt. Santy Manurung]

DOA:
Ya Tuhan, tolonglah kami agar mampu menjadi teman yang mendukung dan mendoakan, tidak memalingkan wajah. Amin.

Ayat Pendukung: Mi. 5:2-5a; Luk. 1:46b-55; Ibr. 10:5-10; Luk. 1:39-45 [46-55]
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...