Jangan Jadi Penyesat

Matius 18:6-9

Belum ada komentar 114 Views

Celakalah dunia dengan segala hal yang menyebabkan orang berdosa! Memang hal-hal itu harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya. (Mat. 18:7)

Pada suatu pagi, seorang ibu asrama terkejut sebab ia disapa oleh seorang penghuni baru asrama dengan kalimat, “Ibu segowon!”. Kata segawon dalam bahasa Jawa artinya anjing. Menyapa ibu asrama dengan kata segawon, berarti mengumpat atau mengatainya sebagai anjing. Tampaknya mahasiswa dari Sumatra ini dengan polos meminta diajari mengucapkan “Selamat pagi!” dalam bahasa Jawa, tetapi temannya malah usil menyesatkannya.

Dalam kehidupan sehari-hari kita menjumpai penyesatan dalam berbagai bentuk. Kata menyesatkan berasal dari kata Yunani skandalizw, yang artinya menyebabkan orang lain jatuh dalam dosa. Ini berarti orang itu mengajarkan ajaran yang sesat atau salah. Tuhan Yesus memberikan teguran keras bagi mereka yang menyesatkan orang lain. Secara serius Tuhan Yesus memperingatkan agar tak seorang pun menjadi penyesat. Kita harus bertanggung jawab atas tindakan dan kata-kata yang kita ucapkan serta mempertimbangkan dampaknya bagi orang lain. Kita seharusnya menyelamatkan orang lain dari kesesatan, bukan malah menyesatkannya.

Bapa di surga tak ingin kehilangan anak-anak-Nya. Oleh karena itu Dia memanggil kita berbalik dari dosa dan hidup dalam kebenaran. Mari mengambil kesempatan ini dengan bertobat, hidup sesuai kehendak-Nya, menjaga hati nurani kita tetap bersih dan tidak menjerumuskan orang lain ke dalam dosa. [Pdt. Sri Agus Patnaningsih]

DOA:
Bapa Surgawi, bantulah kami untuk mempertanggungjawabkan kata-kata dan tindakan kami agar tidak menyesatkan orang lain. Amin.

Ayat Pendukung: Est. 8:1-17; Mzm. 140; Mat. 18:6-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sahabat Dalam Perjalanan
    Lukas 24:13-35
    Lalu kedua orang itu pun menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Dia pada waktu...
  • Tanpa Pamrih
    Lukas 14:12-14
    Tetapi, apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh,…. Engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai...
  • Damai Di Tengah Badai
    Yesaya 26:1-4
    Yang teguh hatinya Kaujaga dengan damai sejahtera, …sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah...
  • Merespons Kasih Tuhan
    Mazmur 116:1-4, 12-19
    Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? (Mazmur 116:12) Rasa syukur bukan hanya tentang mengucapkan terima kasih, tetapi...
  • Tanda Yunus
    Matius 12:38-42
    Jawab-Nya kepada mereka, “Generasi yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan...