Jangan Berhenti Di Kita

Markus 16:19-20

Belum ada komentar 44 Views

Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja ….
(Mrk. 16:20)

Apa yang akan dilakukan orang zaman sekarang ketika suatu peristiwa terjadi di depan matanya? Kemungkinan besar, mereka akan mengabadikan peristiwa itu dengan memotret atau merekamnya dengan gawai atau handphone-nya. Misalnya, ketika ada orang yang berkelahi atau kecelakaan, alih-alih segera melerai atau menolong, orang-orang justru memotret atau merekamnya, lalu membagikannya di media sosial.

Para murid melihat bagaimana Yesus terangkat ke Surga. Mereka menyaksikan kemuliaan-Nya. Betapa indahnya peristiwa itu. Bisa dibayangkan, betapa takjubnya para murid melihat peristiwa itu. Tetapi, lihatlah respons para murid, mereka tidak berhenti pada rasa takjub yang mereka alami, melainkan mereka segera pergi memberitakan Injil ke segala penjuru.

Di dalam kehidupan kita, tentu ada juga hal-hal yang membuat kita terkagum-kagum. Di sinilah kita diajak meneladani apa yang dilakukan oleh murid-murid Yesus. Mereka tidak tertawan oleh rasa takjub, melainkan bergegas memberitakan kabar baik itu. Kejadian luar biasa dalam hidup kita tentulah membawa sukacita besar. Tetapi, jangan biarkan sukacita itu hanya mengendap di hati kita sendiri. Kita perlu menyaksikan kebaikan Tuhan yang telah kita lihat dan terima. Misalnya, pemulihan dari sakit. Kita saksikan pemulihan yang kita terima itu untuk mendukung sesama yang sedang bergumul dalam sakit. Jangan biarkan sukacita itu berhenti pada diri kita, melainkan saksikanlah! [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Menyaksikan kebaikan Allah jangan hanya berhenti pada ketakjuban. Bagikanlah kepada sesama!

Ayat Pendukung: Mzm. 93; Ul. 11:18-21; Mrk. 16:19-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...