Jangan Berhenti Di Kita

Markus 16:19-20

Belum ada komentar 40 Views

Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja ….
(Mrk. 16:20)

Apa yang akan dilakukan orang zaman sekarang ketika suatu peristiwa terjadi di depan matanya? Kemungkinan besar, mereka akan mengabadikan peristiwa itu dengan memotret atau merekamnya dengan gawai atau handphone-nya. Misalnya, ketika ada orang yang berkelahi atau kecelakaan, alih-alih segera melerai atau menolong, orang-orang justru memotret atau merekamnya, lalu membagikannya di media sosial.

Para murid melihat bagaimana Yesus terangkat ke Surga. Mereka menyaksikan kemuliaan-Nya. Betapa indahnya peristiwa itu. Bisa dibayangkan, betapa takjubnya para murid melihat peristiwa itu. Tetapi, lihatlah respons para murid, mereka tidak berhenti pada rasa takjub yang mereka alami, melainkan mereka segera pergi memberitakan Injil ke segala penjuru.

Di dalam kehidupan kita, tentu ada juga hal-hal yang membuat kita terkagum-kagum. Di sinilah kita diajak meneladani apa yang dilakukan oleh murid-murid Yesus. Mereka tidak tertawan oleh rasa takjub, melainkan bergegas memberitakan kabar baik itu. Kejadian luar biasa dalam hidup kita tentulah membawa sukacita besar. Tetapi, jangan biarkan sukacita itu hanya mengendap di hati kita sendiri. Kita perlu menyaksikan kebaikan Tuhan yang telah kita lihat dan terima. Misalnya, pemulihan dari sakit. Kita saksikan pemulihan yang kita terima itu untuk mendukung sesama yang sedang bergumul dalam sakit. Jangan biarkan sukacita itu berhenti pada diri kita, melainkan saksikanlah! [Pdt. Firmanda Tri Permana]

REFLEKSI:
Menyaksikan kebaikan Allah jangan hanya berhenti pada ketakjuban. Bagikanlah kepada sesama!

Ayat Pendukung: Mzm. 93; Ul. 11:18-21; Mrk. 16:19-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...
  • ACTION: Bukti Keluasan Hati
    Mazmur 146
    TUHAN menjaga para pendatang, anak yatim dan janda ditegakkan-Nya kembali, tetapi jalan orang fasik digagalkan-Nya. (Mazmur 146:9) Membaca kesaksian...