Jalan Kebahagiaan

Lukas 6:17-26

Belum ada komentar 45 Views

“Berbahagialah, hai kamu yang miskin, karena kamulah yang empunya Kerajaan Allah.” (Luk. 6:20)

“Hidup saya akan bahagia jika saya bisa mendapatkan karier impian saya,” demikian tutur seseorang pada saat konseling. Kita dapat mengganti kata “karier” itu dengan “pasangan” atau “rumah” atau apa pun juga yang kita idamkan. Kita merasa akan berbahagia apabila kita mendapatkan sesuatu. Makin banyak yang kita dapatkan sesuai keinginan kita, maka kita merasa akan makin bahagia.

Yesus mengungkapkan jalan lain menuju kebahagiaan. Bukan dengan mengumpulkan sebanyak mungkin, tetapi dengan mengakui kelemahan dan keterbatasan kita. Orang yang miskin disebut-Nya berbahagia. Mengapa? Yesus mengungkapkan alasannya, yaitu karena merekalah empunya kerajaan Allah. Apa maksudnya? Jalan kebahagiaan sejati adalah ketika kita mengakui kelemahan dan keterbatasan kita sehingga bergantung sepenuhnya pada kemurahan Allah. Miskin, baik secara rohani atau jasmani, akan membawa kita mengalami kebergantungan pada Allah, sumber kehidupan. Kita hidup bukan mengandalkan kemampuan diri, tetapi mengandalkan kemurahan Allah. Inilah jalan kebahagiaan yang sejati.

Berapa banyak yang telah kita kumpulkan sampai saat ini? Apakah hal itu membawa kebahagiaan atau justru masalah dalam kehidupan kita? Mari kita menempuh jalan lain menuju kebahagiaan, yakni hidup bergantung sepenuhnya pada Allah; menyadari keterbatasan kita dan melekat kepada-Nya. [Pdt. Wahyu Pramudya]

DOA:
Tuhan, ajarlah kami untuk menyadari keterbatasan kami dan menjalani hidup dalam kebergantungan kepada-Mu. Amin.

Ayat Pendukung: Yer. 17:15-10; Mzm. 1; 1Kor.15:12-20; Luk. 6:17-26
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...
  • Berbenah Bersama Allah
    Yehezkiel 39:21-29
    “Aku tidak akan lagi menyembunyikan wajah-Ku dari mereka, karena Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas kaum Israel, demikianlah firman...