Jagalah Perkataanmu!

Bilangan 20:22-29

1 Komentar 392 Views

“Harun akan dikumpulkan dengan leluhurnya. Sesungguhnya, ia tidak akan masuk ke negeri yang Kuberikan kepada orang Israel, karena kamu berdua telah mendurhaka terhadap titah-Ku dekat air Meriba. (Bilangan 20:24)

Saat melanggar sebuah aturan, seseorang bisa saja lolos dari hukuman. Untuk satu atau dua kali mungkin bisa berhasil, tetapi kelak akan ada konsekuensi atas pelanggaran-pelanggaran itu ketika akhirnya diketahui oleh penegak hukum.

Kehidupan Bangsa Israel sangat kental dipengaruhi oleh tradisi dan agama Yahudi. Agama Yahudi dikenal dengan berbagai aturannya yang ketat. Aturan-aturan ini dipandang sebagai titah TUHAN yang tidak boleh dilanggar. Melanggar titah TUHAN akan membawa dampak buruk bagi pelakunya, bahkan bisa mendatangkan malapetaka yang membawa kematian. Hal itu juga yang terjadi pada para tokoh pemimpin Bangsa Israel dalam Perjanjian Lama, di antaranya ialah Musa dan Harun. Sebetulnya tidak terlalu jelas apa yang dimaksud dengan pelanggaran mereka. Tetapi pada Mazmur 106:33 dikatakan bahwa mereka tidak berhati-hati dengan perkataan mereka. Akibatnya, mereka dianggap telah melanggar perintah TUHAN. Dampak pelanggaran tersebut sangat serius, sebab berakibat pada kematian Harun. Demikianlah konsekuensi terhadap pelanggaran perintah TUHAN. Bukan hanya mendatangkan penderitaan, melainkan bisa mendatangkan kematian.

Marilah kita melihat hukuman sebagai cara Tuhan untuk membuat kita jera dalam melakukan pelanggaran. Dengan demikian, kepatuhan dalam menaati peraturan seharusnya dimaknai agar kita dijauhkan dari maut. Kita juga harus menjaga kata-kata kita agar tidak sembrono sehingga menjadi batu sandungan bagi orang lain dan mungkin saja berisiko menimbulkan pelanggaran hukum bagi kita. [Pdt. Yosafat Simatupang]

DOA:
Ya Tuhan, kuatkan kami untuk mengontrol perkataan kami agar tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain. Amin.

Ayat Pendukung: Yer. 1:11-19; Mzm. 56; Luk. 19:41-44
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

1 Comment

  1. Ernawaty

    Renungan hari ini mengingatkan kita, agar senantiasa taat kepada Tuhan, dari sikap/ perilaku, termasuk perkataan kita. Perkataan yang mendatangkan damai sejahtera dan sukacita bagi Tuhan.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Muliakan Tuhan Dengan Kekayaan
    Matius 19:23-30
    “Sekaii lagi Aku berkata kepadamu: Lebih mudah seekor unta melewati lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan...
  • Berhenti Bersungut
    Keluaran 16:1-21
    Di padang gurun itu segenap umat Israel bersungut-sungut kepada Musa dan Harun. (Keluaran 16:2) Seorang ibu mengalami depresi akibat...
  • MISSION IMPOSSIBLE
    Mazmur 105:1-6, 37-45
    Dibuka-Nya gunung batu, terpancarlah air, lalu mengalir di padang-padang kering seperti sungai. (Mazmur 105:41) Dalam menjalani kehidupan, mungkin kita...
  • KEKUATAN DOA
    Markus 11:20-25
    Yesus menjawab mereka, “Percayalah kepada Allah!” (Markus 11:22) Wilma Rudolph adalah wanita Amerika kulit hitam pertama yang memperoleh tiga...
  • Tuhan Setia
    Nehemia 9:9-15
    Dengan tiang awan Engkau memimpin mereka pada siang hari dan dengan tiang api pada maiam hari untuk menerangi jalan...