Iri Tanda Tak Mampu

Yakobus 3:13-18

Belum ada komentar 111 Views

Sebab, di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat. (Yakobus 3:16)

Aristoteles mendefinisikan iri hati sebagai rasa sakit saat melihat nasib baik orang lain dan digerakkan oleh “mereka yang memiliki apa yang seharusnya kita miliki”. Jadi, benarlah ungkapan “iri tanda tak mampu”. Kalau tidak terkendali, perasaan iri bisa mendorong kita melakukan tindakan atau perbuatan yang tidak baik bahkan menghilangkan nyawa orang lain.

Surat Yakobus menyatakan bahwa perasaan iri hati, mementingkan diri sendiri, memegahkan diri dan berdusta melawan kebenaran bukanlah merupakan hikmat yang datang dari Tuhan. Perbuatan-perbuatan itu lahir dari nafsu manusia yang dikuasai Iblis. Bahkan iri hati dan mementingkan diri sendiri bisa berakibat kekacauan dan segala macam perbuatan jahat. Yakobus mengungkapkan ada dua macam hikmat yaitu yang berasal dari dunia dan yang berasal dari Allah. Sebagai pengikut Kristus kita harus hidup dipimpin oleh hikmat dari Allah supaya ada dalam kemurnian, pendamaian, ramah, menjadi penurut, penuh belas kasihan dan buah-buah yang baik. Dengan cara hidup itulah kita mampu menghasilkan damai sejahtera dalam kehidupan.

Mintalah dan miliki hikmat yang berasal dari Allah yang akan memampukan kita menjadi juru damai yang membawa kebenaran di mana pun kita berada. Jika demikian, kita tidak mampu lagi untuk iri hati tetapi justru akan hidup penuh dengan syukur senantiasa. [Pdt. Agus Gunawan]

REFLEKSI:
Sikap iri hati mengaburkan pandangan dan hati kita pada kebenaran bahwa hidup kita selalu dipelihara dan diberkati Tuhan.

Ayat Pendukung: Ams. 1 :1-7; Mzm. 148; Yak. 3 : 13-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...