Iri Hati

Kejadian 37:5-11

Belum ada komentar 70 Views

Maka iri hatilah saudara-saudaranya kepadanya …. (Kej. 37:11)

“Memangnya, apa sih kelebihan Pak Ridwan sehingga dia yang mendapat promosi itu? Rasanya, aku lebih baik dari dia!” Perkataan itu tak sengaja didengar Pak Ridwan dari rekan kerjanya yang iri atas promosi yang diberikan kepadanya. Padahal, selama ini mereka selalu berkerja sama dengan baik dan tidak ada konflik berarti. Tetapi, promosi yang diberikan kepadanya telah menimbulkan perasaan iri dalam hati rekannya dan mengubah hubungan kerja mereka selama ini.

Hubungan anak-anak Yakub juga mengalami perubahan. Selama ini mereka sudah terbiasa melihat perlakuan Yakub yang lebih mengasihi Yusuf dibandingkan anak-anak yang lainnya dan hal itu jelas menimbulkan perasaan iri dalam hati mereka. Rasa iri dan kebencian mereka terhadap Yusuf semakin bertambah besar setelah dia menceritakan mimpinya bahwa mereka semua akan berlutut di hadapannya. Kebencian yang besar itu, akhirnya membuat mereka berniat melenyapkan Yusuf.

Iri hati bisa berujung pada kejahatan. Membiarkan perasaan iri menguasai hati akan membuat kita selalu berpikir negatif tentang orang lain dan menjadikannya musuh. Akibatnya, kita tidak mampu bersyukur dengan kelebihan diri atau apa yang kita miliki. Diperlukan kebesaran hati dan kemampuan untuk bersikap positif saat melihat kelebihan orang lain dan menjadikannya pendorong untuk mengembangkan potensi diri. Bukankan itu lebih baik? [Pdt. Eko Priliadona Susetyo]

DOA:
Mampukan kami untuk selalu bersyukur atas keberadaan kami, Tuhan.

Ayat Pendukung: Mzm. 105:1-6, 16-22, 45b; Kej. 37:5-11; Mat. 16:1-4
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Ingin Menjadi Besar?
    Markus 10:35-45
    “Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu ….” (Mrk. 10:43)...
  • LIHATLAH KARYA ALLAH!
    Ayub 39:1–30
    Siapakah yang menyediakan mangsa bagi burung gagak, apabila anak-anaknya berkaok-kaok kepada Allah, berkeliaran karena tidak ada makanan? (Ayb. 39:3)...
  • Menjalani Hidup Dengan Hikmat Allah
    Ayub 37:1-24
    “… setiap orang yang menganggap dirinya mempunyai hikmat, tidak dihiraukan-Nya.” (Ayb. 37:24b) Ada begitu banyak peristiwa di dunia ini...
  • Memuji Allah Dengan Memelihara Ciptaannya
    Mazmur 104:1-9, 24, 35b
    Betapa banyak perbuatan-Mu, ya TUHAN, sekaliannya Kaujadikan dengan kebijaksanaan, bumi penuh dengan ciptaan-Mu. (Mzm. 104:24) Di dalam ilmu teologi,...
  • Mendengarkan Dan Menghidupi Firman
    Lukas 16:19-31
    “Tetapi kata Abraham: Ada pada mereka kesaksian Musa dan para nabi; baiklah mereka mendengarkan kesaksian itu.” (Luk. 16:29) Daya...