Ini Aku, Jangan Takut

Belum ada komentar 6 Views

Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu wajar, dalam segala keterbatasan kita dan dalam segala ketidakberdayaan, kita merasa gentar menghadapi yang kekuatan yang lebih besar, berbahaya, yang tidak kita mengerti, penderitaan dan hal lainnya.

Pengalaman murid di atas perahu, adalah pengalaman yang menggentarkan. Mereka sedang menghadapi gelora laut, Yesus tidak ada di antara mereka dan kemudian mereka mengalami suatu pengalaman yang sulit dipahami. Mereka pun ketakutan. Di Injil Yohanes, kisah ini hanya diceritakan pendek dan sederhana dibandingkan kisah yang sama di Injil lainnya.

Peristiwa di atas perahu ini didahului dengan kisah mujizat memberi makan kepada lima ribu orang. Pada kejadian itu para murid mengalami kebingungan bagaimana mereka menghadapi orang banyak yang lapar. Mereka peduli, namun mereka merasa tidak berdaya untuk mengatasi masalah di luar kemampuan mereka. Di saat itulah mereka melihat Yesus yang menjawab kesulitan itu dengan kuasa-Nya. Mereka pun takjub. Setelah peristiwa itu, terjadi peristiwa di atas perahu dan Yesus tidak bersama mereka.

Para murid merasa takut namun Yesus menyapa untuk meneduhkan hati mereka dengan menjelaskan identitas-Nya. Identitas inilah yang membuat mereka meyakini dan meyambut Yesus masuk ke dalam perahu. Yang menarik, Yohanes menuliskan seketika itu juga mereka sampai di tujuan. Kuasa Yesus kembali dinyatakan untuk meneguhkan para murid agar mereka percaya dan mengatasi rasa takutnya.

Saat ini kita begitu dekat dengan rasa takut. Wabah pandemi yang semakin tak terduga ini, menimbulkan rasa takut dalam diri kita. Namun mari kita arahkan pandangan kita kepada Yesus yang menegaskan bahwa Dia selalu beserta dengan kita dan di dalam kuasa-Nya dan memampukan kita menghadapi badai. “Ini AKU, jangan Takut.”

DVA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...
  • Hidup Berhikmat, Cukuplah
    Yohanes 6:51-58
    Bagaimana kamu hidup? Pernahkah kita memperhatikan bagaimana kita hidup, mencermati, mengevaluasi dan merefleksikannya? Bagaimana kita telah mempergunakan waktu yang...
  • Roti Hidup
    1 Raja-raja 19:4-8; Mazmur 34:2-9; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51
    Roti adalah salah satu jenis makanan yang dapat membuat manusia bertahan hidup, jika dalam kebiasaan bangsa lain bisa nasi,...