INI AKU

Keluaran 3:13-20

Belum ada komentar 130 Views

“AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu.” (Kel. 3:14)

“Apakah saya layak?” “Siapa saya ini, Tuhan?” “Apakah saya bisa melakukan ini?” Itulah beberapa respons atau pergumulan terhadap panggilan untuk melayani Tuhan. Kita lebih melihat kekurangan diri dan sering melupakan apa yang penting dari panggilan itu.

Ketika Allah memanggil Musa, ia merasa tak layak. Ia meragukan dirinya yang tak pandai bicara saat harus berbicara kepada Firaun. Musa ragu dengan panggilan itu. Tuhan pun menjawab Musa bahwa Ia adalah “AKULAH AKU.” Itu berarti bahwa Ia tidak akan meninggalkan, melainkan selalu mendampingi dan melindungi (bnd. ay. 14). Tuhan menyebut nama-Nya YHWH. Dengan menyebut nama-Nya, Tuhan menegaskan penyertaan dan kekuasaan-Nya. Ia meneguhkan Musa bahwa Ia yang dahulu menyertai nenek moyang Musa adalah Allah yang sama yang akan menyertai Musa sampai pada akhirnya. Allah ingin Musa tahu bahwa Ia menyertainya.

Ketika sedang menggumuli panggilan Tuhan dan kita meragukan kemampuan kita untuk mengerjakan apa yang Allah kehendaki untuk kita lakukan, Tuhan menyebutkan nama-Nya, YHWH: Allah yang telah ada dan terus akan ada. Saat kita ragu dengan diri kita, Allah dapat dipercaya. Kekurangan kita tidaklah berarti jika dibandingkan dengan kemahakuasaan Allah. Maka, saat kita bertanya, “Siapakah aku ini, Tuhan?” “Apakah saya bisa, Tuhan?” Kita dapat mengingat bahwa Allah berkata, “AKULAH AKU.” Allah menyertai kita. (Pdt. Budiman)

REFLEKSI:

Apa yang kita khawatirkan saat kita melangkah, jika kita tahu bahwa Allah menyertai kita?

Ayat Pendukung: Mzm. 17:1-9; Kel. 3:13-20; Luk. 20:1-8
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tidak Ada Yang Kebetulan
    Kejadian 29:9-14
    Selagi ia berbicara dengan mereka, datanglah Rahel dengan kambing domba ayahnya, sebab dialah yang menggembalakannya. (Kejadian 29:9) Banu sedang...
  • Kasih Bagi Ribuan Generasi
    Mazmur 105:1-11,45b
    Ia ingat untuk selama-lamanya akan perjanjian-Nya, firman yang ditetapkan-Nya bagi seribu generasi. (Mazmur 105:8) Sore itu, di teras rumahnya,...
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...