IMITATIO DEI

1 Yohanes 1:3-10

Belum ada komentar 134 Views

Jika kita katakan bahwa kita mempunyai persekutuan dengan Dia, tetapi kita hidup di dalam kegelapan, kita berdusta dan tidak melakukan kebenaran. (1 Yohanes 1:6)

Bila kita bergaul erat dengan seseorang yang sangat kita hormati, maka disadari atau tidak pengaruh orang tersebut akan meresapi diri kita. Seringkali baik disadari ataupun tidak kita menjadi imitasi dari orang tersebut. Itu merupakan proses yang sangat wajar yang niscaya dialami oleh setiap orang.

Bila seseorang mengatakan bahwa ia memiliki persekutuan dengan Allah, tetapi ia hidup dalam kegelapan, maka sesungguhnya ia berdusta. Memiliki persekutuan dengan Allah artinya memiliki relasi yang sangat akrab dengan Allah. Artinya Allah meresapi seluruh sendi kehidupan orang tersebut, sehingga disadari atau tidak sudah pasti pengaruh Allah juga sangat kuat menguasai orang tersebut. Ia akan menjadi orang yang menjaga dan memelihara kekudusan hidupnya. Sama seperti yang dikatakan dalam Imamat 19:2: “Hendaklah kamu kudus, sebab Aku, TUHAN Allahmu, kudus”. Maka tidak mungkin seseorang yang mengaku memiliki persekutuan dengan Allah pada saat yang bersamaan ia hidup dalam kegelapan atau kejahatan.

Firman Tuhan ini memberi kita suatu cara membuktikan apakah kita sungguh-sungguh memiliki persekutuan dengan Allah. Satu-satunya cara membuktikan apakah kita hidup dalam terang ataukah dalam kegelapan adalah apakah kita hidup dengan menjaga kekudusan ataukah hidup dalam dosa dan kejahatan. Memiliki persekutuan dengan Allah berarti juga menjadi imitatio Dei, gambar dan rupa Allah. [Pdt. Mungki A. Sasmita]

DOA:
Ya Tuhan, mampukanlah kami untuk sungguh-sungguh memiliki persekutuan dengan Engkau, supaya kami juga menjadi gambar dan rupa Allah. Amin.

Ayat Pendukung: Dan. 9: 1-14; Mzm. 25: 1-10; 1 Yoh. 1: 3-10
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sahabat Dalam Perjalanan
    Lukas 24:13-35
    Lalu kedua orang itu pun menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Dia pada waktu...
  • Tanpa Pamrih
    Lukas 14:12-14
    Tetapi, apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh,…. Engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai...
  • Damai Di Tengah Badai
    Yesaya 26:1-4
    Yang teguh hatinya Kaujaga dengan damai sejahtera, …sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah...
  • Merespons Kasih Tuhan
    Mazmur 116:1-4, 12-19
    Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? (Mazmur 116:12) Rasa syukur bukan hanya tentang mengucapkan terima kasih, tetapi...
  • Tanda Yunus
    Matius 12:38-42
    Jawab-Nya kepada mereka, “Generasi yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan...