Iman adalah Perkara Yang Tidak Kelihatan dan Yang Kelihatan

Ibrani 11:1-7

Belum ada komentar 129 Views

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. (Ibr. 11:1)

“Dalamnya laut dapat diukur, dalamnya hati siapa tahu”. Ini adalah sebuah peribahasa yang hendak mengungkapkan bahwa kita tidak akan dapat menyelami, mengetahui, atau menebak isi hati orang lain. Perasaan yang ada dalam hati sulit diketahui karena ia adalah sesuatu yang tidak kelihatan.

Penulis Ibrani mengatakan, “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat” (Ibr. 11:1). Iman berkaitan dengan hal yang tidak kelihatan. Artinya, ketika kita beriman, itu merupakan perkara hati; ada dalam diri; sesuatu yang tidak kelihatan. Namun, iman juga adalah perkara yang kelihatan, yaitu melalui segala hal yang orang tunjukkan dalam perkataan dan perbuatan. Misalnya, kesaksian hidup Habel yang mempersembahkan kurban syukur kepada Allah; kesaksian Henokh yang hidup berkenan kepada Allah; dan kesaksian Nuh yang taat ketika disuruh membuat bahtera besar sementara hujan lebat belum terjadi. Kesaksian hidup orang-orang yang mengikuti kehendak Allah menjadi bukti yang kelihatan dari iman mereka kepada Allah.

Iman memang perkara hati; tidak kelihatan oleh orang lain; hanya diri sendiri dan Tuhan yang tahu. Namun, iman juga seharusnya merupakan perkara kesaksian yang kelihatan. Agar iman kita kelihatan, maka perkataan dan perbuatan kita seharusnya sesuai dengan iman kita kepada Tuhan. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

REFLEKSI:
Tanpa perbuatan, iman tidak akan pernah menjadi kesaksian.

Ayat Pendukung: Mzm. 122; Kej. 6:1-10; Ibr. 11:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Memberitakan Kebesaran Allah
    Ulangan 32:1-14, 18
    Sebab, nama TUHAN akan kuserukan; beritakanlah kebesaran Allah kita! (Ulangan 32:3) Di dunia maya seperti yang kita alami saat...
  • Menjalani Yang Fana Sepenuh Makna
    Mazmur 90:1-6, 13-17
    Engkau menghanyutkan manusia dalam tidurnya, di pagi hari mereka seperti rumput yang akan binasa, di waktu pagi bersemi dan...
  • Mengalah Untuk Menang
    Matius 17:22-27
    “Tetapi supaya kita tidak membuat mereka gusar, pergilah memancing ke danau….” (Matius 17:27a) Dalam relasi antarmanusia, kadang dapat terjadi...
  • Iri Hati Pangkal Celaka
    Bilangan 12:1-9
    “Tidak demikian dengan hamba-Ku Musa, … Berhadapan muka Aku berbicara dengan dia, secara langsung, … dan ia memandang rupa...
  • Merindukan ALLAH
    Mazmur 63:1-8
    Ya Allah, Engkaulah AHahku, pagi-pagi aku mencari Engkau, jiwaku haus kepada-Mu, tubuhku letih merindukan Engkau, seperti tanah yang kering...