Iman adalah Perkara Yang Tidak Kelihatan dan Yang Kelihatan

Ibrani 11:1-7

Belum ada komentar 116 Views

Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat. (Ibr. 11:1)

“Dalamnya laut dapat diukur, dalamnya hati siapa tahu”. Ini adalah sebuah peribahasa yang hendak mengungkapkan bahwa kita tidak akan dapat menyelami, mengetahui, atau menebak isi hati orang lain. Perasaan yang ada dalam hati sulit diketahui karena ia adalah sesuatu yang tidak kelihatan.

Penulis Ibrani mengatakan, “Iman adalah dasar dari segala sesuatu yang kita harapkan dan bukti dari segala sesuatu yang tidak kita lihat” (Ibr. 11:1). Iman berkaitan dengan hal yang tidak kelihatan. Artinya, ketika kita beriman, itu merupakan perkara hati; ada dalam diri; sesuatu yang tidak kelihatan. Namun, iman juga adalah perkara yang kelihatan, yaitu melalui segala hal yang orang tunjukkan dalam perkataan dan perbuatan. Misalnya, kesaksian hidup Habel yang mempersembahkan kurban syukur kepada Allah; kesaksian Henokh yang hidup berkenan kepada Allah; dan kesaksian Nuh yang taat ketika disuruh membuat bahtera besar sementara hujan lebat belum terjadi. Kesaksian hidup orang-orang yang mengikuti kehendak Allah menjadi bukti yang kelihatan dari iman mereka kepada Allah.

Iman memang perkara hati; tidak kelihatan oleh orang lain; hanya diri sendiri dan Tuhan yang tahu. Namun, iman juga seharusnya merupakan perkara kesaksian yang kelihatan. Agar iman kita kelihatan, maka perkataan dan perbuatan kita seharusnya sesuai dengan iman kita kepada Tuhan. [Pdt. Hendri M. Sendjaja]

REFLEKSI:
Tanpa perbuatan, iman tidak akan pernah menjadi kesaksian.

Ayat Pendukung: Mzm. 122; Kej. 6:1-10; Ibr. 11:1-7
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Jalan Alternatif
    Keluaran 14:1-18
    “TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu berdiam diri saja.” (Keluaran 14:14) Dalam kehidupan, kadang kita harus menempuh jalan...
  • ALAM: Lukisan Keajaiban Tuhan
    Mazmur 114
    Gemetarlah, hai bumi, di hadapan TUHAN, di hadapan Allah Yakub, yang mengubah gunung batu menjadi kolam air, dan batu...
  • BERBUAH
    Matius 21:18-22
    Di pinggir jalan la melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi la tidak menemukann apa-apa pada pohon itu...
  • Menghargai Proses
    Keluaran 12:29-42
    Malam itulah TUHAN berjaga-jaga untuk membawa mereka keluar dari tanah Mesir. Itulah juga malam untuk semua orang Israel turun...
  • Tuhanlah Penjagaku
    Mazmur 121
    TUHANlah Penjagamu, TUHANlah naunganmu di sebelah tangan kananmu. (Mazmur 121:5) Penulis pernah melawat seorang oma yang berusia hampir sembilan...