ILUSI KEKAYAAN

Lukas 12:13-21

Belum ada komentar 87 Views

“Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu.” (Luk. 12:15)

Yohanes Krisostomus “Sang Mulut Emas” memang fasih berkhotbah dan berpidato. Ia berkhotbah menentang para orang kaya dan penguasa, termasuk Ratu Eudoxia, yang kemudian menghukumnya. Ketika diberitahu tentang takdirnya, Krisostomus menjawab: “Apa yang bisa saya takuti? Akankah itu kematian? Namun kamu tahu bahwa Kristus adalah hidup saya dan saya akan memperoleh-Nya melalui kematian. Akankah itu pembuangan? Namun bumi dan segala kepenuhannya adalah milik Tuhan. Akankah itu kehilangan kekayaan? Namun kita tidak membawa apa pun ke dalam dunia dan tidak dapat membawa apa pun ke dalam kematian. Dengan demikian, semua ketakutan dunia ini adalah hina di mata saya dan saya tersenyum pada semua hal yang baik. Kemiskinan tidak saya takuti. Kekayaan tidak saya keluhkan. Kematian tidak saya hindari.”

Untuk terbebas dari keserakahan dan ketakutan akan dunia ini memang hal yang sulit. Namun, perumpamaan Yesus menyadarkan kita bahwa kita melakukan sebuah kesalahan besar bila kita memercayai kepemilikan material bisa menyelamatkan kita.

Tentu tidak salah bila kita bekerja keras guna menghidupi keluarga dan hidup secara bertanggung jawab. Namun, kehidupan ini lebih daripada sekadar kepemilikan material. Kehidupan ini tidak sekadar deposito atau investasi apa pun yang kita miliki, tetapi karunia Allah. Hanya Allahlah yang mampu menyelamatkan kita. [Ibu Yessy Sutama]

REFLEKSI:
Kita tidak akan pernah bisa diselamatkan oleh harta benda, tetapi oleh Allah sendiri.

Ayat Pendukung: Hos. 11:1-11; Mzm. 107:1-9, 43; Kol. 3:1-11; Luk. 12:13-21
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • SIAPAKAH AKU?
    Matius 16:13-20
    Lalu Yesus bertanya kepada mereka, “Menurut kamu, siapakah Aku ini?” (Matius 16:15) Saat ini, media sosial telah menjadi salah...
  • Ragi Farisi Dan Saduki
    Matius 16:5-12
    Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa Ia berbicara bukan supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap ajaran orang...
  • Berbakti Kepada Orangtua
    Kejadian 49:29-50:14
    Anak-anak Yakub melakukan baginya, seperti yang dipesankannya kepada mereka. (Kejadian 50:12) Salah satu bentuk penghormatan dan bakti seorang anak...
  • VOTUM
    Mazmur 124
    Pertolongan kita dalam nama TUHAN, yang menciptakan langit dan bumi. (Mazmur 124:8) Pada umumnya, ibadah dimulai dengan pengucapan votum....
  • Aku Mau, Aku Akan Datang
    Matius 8:1-13
    “Aku mau, jadilah tahir … Aku akan datang menyembuhkannya.” (Matius 8:3a, 7b) “Pak Pendeta, saya sudah tekun berdoa. Bahkan,...