IKUTLAH AKU!

Matius 8:18-22

Belum ada komentar 435 Views

“Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” (Mat. 8:20)

Di kalangan masyarakat Jawa, terdapat satu tradisi yang disebut dengan ngenger. Ngenger memiliki arti mengikut orang lain. Biasanya, seseorang yang belum berpengalaman akan hidup mengikut orang lain yang sudah berhasil. Ia akan tinggal bersama, bekerja bersama; mengikuti ritme hidup orang yang diikutinya. Tujuan dari ngenger adalah agar seseorang yang belum berpengalaman dapat berhasil di kemudian hari, seperti orang yang selama ini diikutinya.

Para murid yang mengikut Yesus tidak ubahnya seperti seorang yang melaksanakan ngenger. Mereka mengikuti Yesus ke mana pun Ia pergi. Bahkan, seluruh hidup mereka sangatlah bergantung kepada Yesus yang diikutinya. Walaupun demikian, bukanlah hal yang mudah bagi seseorang untuk mengikut Yesus. Mereka harus berhadapan dengan rasa lelah, lapar, cuaca yang tidak menentu, penolakan, bahkan ancaman kematian. Mengikut Yesus berarti bersedia untuk tetap setia kepada-Nya, mematikan ego dan kepentingan pribadi, serta meneladani seluruh kehidupan-Nya.

Kita mengaku bahwa kita adalah pengikut Kristus. Namun, apakah kita sudah benar-benar mengikut-Nya? Atau justru sebaliknya, Kristus yang kita paksa untuk mengikuti kemauan kita? Sudahkah kita berjalan di belakang Kristus dan mengikuti jejak-Nya? Atau kita justru mengikuti jejak- jejak yang lain, seperti kesuksesan, jabatan, nama besar, kekayaan atau pun karir? [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Mengikut Kristus berarti menyerahkan hidup kita sepenuhnya kepada kehendak-Nya, bukan sebaliknya.

Ayat Pendukung: Mzm. 123; Yer. 7:27-34; Mat. 8:18-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menceritakan Tuhan
    Mazmur 78:1-4, 12-16
    Tidak akan kami sembunyikan kepada anak-anak mereka, tetapi akan kami ceritakan kepada generasi yang kemudian. (Mazmur 78:4) Topik apa...
  • YANG TERBESAR
    Matius 18:1-5
    Oleh sebab itu, siapa saja yang merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar dalam Kerajaan...
  • Syukuri Masa Kini
    Bilangan 11:1-9
    Suatu ketika bangsa itu bersungut-sungut di hadapan TUHAN tentang kemalangan mereka. Mendengar itu menyalalah murka TUHAN. Lalu api TUHAN...
  • Mencintai Taurat
    Mazmur 119:97-104
    Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari. (Mazmur 119:97) Di jalanan, banyak orang tidak peduli pada aturan atau tata...
  • Iri Hati
    Matius 20:1-16
    “Tidakkah aku boleh mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?” (Matius 20:15) Iri...