IKUTLAH AKU!

Matius 8:18-22

Belum ada komentar 433 Views

“Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya.” (Mat. 8:20)

Di kalangan masyarakat Jawa, terdapat satu tradisi yang disebut dengan ngenger. Ngenger memiliki arti mengikut orang lain. Biasanya, seseorang yang belum berpengalaman akan hidup mengikut orang lain yang sudah berhasil. Ia akan tinggal bersama, bekerja bersama; mengikuti ritme hidup orang yang diikutinya. Tujuan dari ngenger adalah agar seseorang yang belum berpengalaman dapat berhasil di kemudian hari, seperti orang yang selama ini diikutinya.

Para murid yang mengikut Yesus tidak ubahnya seperti seorang yang melaksanakan ngenger. Mereka mengikuti Yesus ke mana pun Ia pergi. Bahkan, seluruh hidup mereka sangatlah bergantung kepada Yesus yang diikutinya. Walaupun demikian, bukanlah hal yang mudah bagi seseorang untuk mengikut Yesus. Mereka harus berhadapan dengan rasa lelah, lapar, cuaca yang tidak menentu, penolakan, bahkan ancaman kematian. Mengikut Yesus berarti bersedia untuk tetap setia kepada-Nya, mematikan ego dan kepentingan pribadi, serta meneladani seluruh kehidupan-Nya.

Kita mengaku bahwa kita adalah pengikut Kristus. Namun, apakah kita sudah benar-benar mengikut-Nya? Atau justru sebaliknya, Kristus yang kita paksa untuk mengikuti kemauan kita? Sudahkah kita berjalan di belakang Kristus dan mengikuti jejak-Nya? Atau kita justru mengikuti jejak- jejak yang lain, seperti kesuksesan, jabatan, nama besar, kekayaan atau pun karir? [Pdt. Tunggul Barkat]

REFLEKSI:
Mengikut Kristus berarti menyerahkan hidup kita sepenuhnya kepada kehendak-Nya, bukan sebaliknya.

Ayat Pendukung: Mzm. 123; Yer. 7:27-34; Mat. 8:18-22
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Melupakan Hidup Lama
    Mazmur 45:10-17
    Dengarlah, hai Putri, lihatlah, dan pasanglah telingamu, lupakanlah bangsamu dam seisi rumah ayahmu! (Mazmur 45:11) Pernahkah Saudara menyaksikan resepsi...
  • Kecaman Kepedulian
    Matius 11:20-24
    Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mukjizat-mukjizat-Nya, (Matius 11:20) Pernahkah...
  • Hanya Tuhan, Allah Kami
    1 Raja-raja 18:36-39
    Melihat kejadian itu, seluruh rakyat sujud serta berkata, “TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!” (1 Raja-raja 18:39) Tanpa disadari,...
  • Takhta Allah Tak Goyah
    Mazmur 47
    Allah memerintah sebagai raja atas bangsa-bangsa, Allah bersemayam di atas takhta-Nya yang kudus. (Mazmur 47:9) Dalam era digital, kita...
  • SAMBUTLAH DIA!
    Matius 10:40-42
    Siapa saja yang menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan siapa yang menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku....