IA Bangkit, Kita Lahir

IA Bangkit, Kita Lahir

Belum ada komentar 81 Views

Seseorang yang berulang-ulang kecewa dalam relasi, pada suatu hari bertemu dengan seseorang yang membuatnya melupakan masa lalunya yang penuh kepahitan, yang memberikannya semua yang belum pernah didapatkannya. Ia pun lahir kembali dalam cinta, menatap masa depan dengan jiwa dan semangat hidup yang baru.

Banyak orang mengalami hal serupa dalam berbagai bentuknya. Misalnya orang yang terhindar dari kecelakaan yang seharusnya fatal. Atau orang yang pulih dari penyakit yang di atas kertas tak tersembuhkan. Atau seorang penjahat yang alih-alih mendapatkan hukuman mati, diampuni dan diganjar hukuman seumur hidup. Atau seorang yang bangkit dari “pengalaman hampir mati” (near death experience). Berbagai pengalaman seperti itu menjadikan yang bersangkutan berefleksi tentang kehidupan dan masa depan mereka. Biasanya mereka lalu berubah secara drastis dan positif, lahir kembali dalam kehidupan serta mensyukurinya dalam ketulusan sekaligus haru.

1 Petrus 1:17-25 menandaskan bahwa “peristiwa Kristus” lebih daripada semua pengalaman di atas. Hanya Paskah, yang pada hakikatnya adalah pengorbanan Kristus, yang dapat menghidupkan kita kembali, kita yang telah mati oleh dosa kita. Hanya kebangkitan Kristuslah yang dapat membuat kita benar-benar lahir kembali.

Maka pertanyaannya adalah, apakah oleh “peristiwa Kristus” kita berefleksi tentang kehidupan dan masa depan kita? Apakah kita sungguh-sungguh lahir kembali dalam kehidupan serta menyukurinya dalam ketulusan sekaligus haru? Apakah kita benar-benar berusaha menjadi manusia baru yang berpengharapan, dan di dalam diri kita “Kristus dan kebenaran-Nya (baca: firman-Nya) bertahta”?

Selamat Paskah!

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • RUMAH YANG HADIR
    Matius 22:1-14
    Apa yang membuat sebuah rumah menjadi “rumah?” Bukan semata mata karena ada bangunan, keluarga, dan orang-orang yang tinggal di...
  • RUMAH YANG DIUJI
    Matius 21:33-46
    Setiap rumah pasti pernah mengalami ujian. Diuji oleh masalah ekonomi, sakit penyakit, konflik suami-istri, persoalan anak, perbedaan pendapat, bahkan...
  • Taat, Butuh Satu Tekad
    Filipi 2:1-13, Matius 21:23-32
    Taat. Kadang, saya bertanya-tanya dalam hati, apakah laku rohani ini masih menjadi sesuatu yang kita upayakan? Apalagi kalau sudah...
  • Anugerah yang Mengganggu
    Matius 20:1-16
    Pada umumnya kita ingin mendapat lebih banyak dari orang lain, apalagi kita bekerja lebih lama, lebih berat dari yang...
  • MENGAMPUNI TANPA KENDALI
    Matius18:21-35
    “Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?” Sebuah pertanyaan...