IA Bangkit, Kita Lahir

IA Bangkit, Kita Lahir

Belum ada komentar 22 Views

Seseorang yang berulang-ulang kecewa dalam relasi, pada suatu hari bertemu dengan seseorang yang membuatnya melupakan masa lalunya yang penuh kepahitan, yang memberikannya semua yang belum pernah didapatkannya. Ia pun lahir kembali dalam cinta, menatap masa depan dengan jiwa dan semangat hidup yang baru.

Banyak orang mengalami hal serupa dalam berbagai bentuknya. Misalnya orang yang terhindar dari kecelakaan yang seharusnya fatal. Atau orang yang pulih dari penyakit yang di atas kertas tak tersembuhkan. Atau seorang penjahat yang alih-alih mendapatkan hukuman mati, diampuni dan diganjar hukuman seumur hidup. Atau seorang yang bangkit dari “pengalaman hampir mati” (near death experience). Berbagai pengalaman seperti itu menjadikan yang bersangkutan berefleksi tentang kehidupan dan masa depan mereka. Biasanya mereka lalu berubah secara drastis dan positif, lahir kembali dalam kehidupan serta mensyukurinya dalam ketulusan sekaligus haru.

1 Petrus 1:17-25 menandaskan bahwa “peristiwa Kristus” lebih daripada semua pengalaman di atas. Hanya Paskah, yang pada hakikatnya adalah pengorbanan Kristus, yang dapat menghidupkan kita kembali, kita yang telah mati oleh dosa kita. Hanya kebangkitan Kristuslah yang dapat membuat kita benar-benar lahir kembali.

Maka pertanyaannya adalah, apakah oleh “peristiwa Kristus” kita berefleksi tentang kehidupan dan masa depan kita? Apakah kita sungguh-sungguh lahir kembali dalam kehidupan serta menyukurinya dalam ketulusan sekaligus haru? Apakah kita benar-benar berusaha menjadi manusia baru yang berpengharapan, dan di dalam diri kita “Kristus dan kebenaran-Nya (baca: firman-Nya) bertahta”?

Selamat Paskah!

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yang jauh menjadi dekat
    Surat Filemon ini adalah hadiah buat Gereja di sepanjang abad dan tempat. Jadi bukan hanya surat pribadi dari seorang...
  • Dibutakan Untuk Melihat
    Kisah Para Rasul 9:1-18
    Saulus tiba-tiba tidak dapat melihat, matanya buta. Apa penyebabnya? Dalam Kisah Para Rasul 22:11, Rasul Paulus menceritakan bahwa suatu...
  • Kasih Yang Melampaui Aturan
    Suatu siang terjadi percakapan antara seorang Ibu pedagang gado-gado dan seorang Ibu pembeli gado-gado di sebuah warung. Tukang gado-gado...
  • Keteguhan Hati
    Pernahkah saudara merasa Tuhan tidak mau menjawab doa-doa saudara? Saudara memohon pertolongan Tuhan untuk menyembuhkan seseorang yang sakit atau...
  • Jerih Payah Yang Tidak Sia-sia
    Wahyu 14:12-13
    Kata jerih payah artinya berupaya dengan sungguh-sungguh untuk sesuatu hasil yang maksimal. Rasul Yohanes menggunakan kata jerih Lelah dalam...