Hukum Dan Akal Budi

Ibrani 10:10-18

Belum ada komentar 91 Views

“Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka ….” (Ibr. 10:16)

Ada ungkapan yang berbunyi: “Hukum dibuat untuk dilanggar.” Mungkin ungkapan itu berangkat dari anggapan bahwa hukum berisi perintah dan larangan, tetapi tidak jelas apa alasan dan tujuan dibuatnya perintah dan larangan itu. Namun, apakah hukum sekadar perintah dan larangan? Apakah hukum dibuat hanya untuk segelintir orang? Mungkin ada sebagian orang yang “alergi” terhadap hukum, sebab banyak perangkat hukum tidak berangkat dari pemahaman yang benar sehingga cenderung sewenang-wenang.

Dalam pasal satu, pertanyaan 90 dari teks Summa Teologica dituliskan bahwa hukum untuk memerintah dan melarang berkaitan dengan akal budi. Karena itu, hukum seharusnya berkenaan dengan akal budi. Hukum menata dan mengukur tindakan. Tindakan manusia juga diukur dari akal budi.

Surat Ibrani pasal 10 menjelaskan tentang memaknai hukum Taurat dalam kaitan dengan kurban persembahan, kurban bakaran, dan kurban penghapusan dosa. Bukan pemaknaan secara lahiriah. Sebab, Kristus telah berkurban dan menghapus dosa manusia. Pengampunan dosa manusia adalah anugerah yang diberikan secara cuma-cuma, bukan karena usaha manusia. Karena anugerah yang sangat besar dan mulia itu, kita diajak untuk menyambut dan mencintai kehendak-Nya. Sebab, kehendak-Nya diberikan dalam hati dan akal budi kita. Kehendak-Nya bukan sekadar deretan hukum belaka. [Pdt. Santy Manurung]

DOA:
Ya Tuhan, biarlah kami mencintai kehendak-Mu dengan sepenuh hati dan akal budi. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 80:1-7; Yer. 31:31-34; Ibr. 10:10-18
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Tanda Yunus
    Matius 16:1-4
    “… Tetapi kepada mereka tidak akan diberikan tanda selain tanda Yunus” (Matius 16:4b) Apa yang salah ketika seseorang meminta...
  • Kacang Merah Edom
    Kejadian 36:1-8
    Lalu menetaplah Esau di pegunungan Seir. Esau itulah Edom. (Kejadian 36:8) Dalam berbagai budaya, nama mengandung makna, harapan, dan...
  • Belajar Sejarah
    Mazmur 105:1-6, 16-22, 45b
    Ingatlah perbuatan-perbuatan ajaib yang dilakukan-Nya….(Mazmur 105:5a) Selain Matematika, Sejarah merupakan mata pelajaran yang sering dikeluhkan oleh sebagian murid-murid sekolah....
  • Apa Yang Ada Padamu?
    Matius 15:32-39
    Kata Yesus kepada mereka, “Kamu punya berapa roti?” “Tujuh”, jawab mereka, “dan beberapa ikan kecil.” (Matius 15:34) Tim survei...
  • Pertolongan Tuhan Jauh Lebih Utama
    Kejadian 32:3-21
    Lepaskanlah kiranya aku dari tangan Esau, saudaraku, sebab aku takut kepadanya, jangan-jangan ia datang membunuh aku, juga ibu-ibu bersama...