Hikmat Bersifat Ilahi

Amsal 2:1-15

Belum ada komentar 24 Views

Karena TUHANlah yang memberikan hikmat, dari mulut-Nya datang pengetahuan dan kepandaian. (Ams. 2:6)

Masih ingat kisah hikmat raja Salomo, bagaimana dia memutuskan untuk membelah tubuh bayi yang diperebutkan oleh dua orang perempuan? Menakjubkan, bukan? Ada pula kisah fiksi mengenai dua orang perempuan yang berebut menantu. Salomo pun memecahkan kasus itu setelah memberi perintah, “Penggal menantu itu!” Perempuan A menyetujui, “Penggal saja, Raja! Penggal menantu kurang ajar itu!” Tetapi, perempuan B menjawab, “Jangan dipenggal, Raja. Berikan saja kepada perempuan A.” Salomo pun berkata, “A adalah mertuanya.” Bijaksana, bukan?

Hikmat datang dengan dua cara, yakni karunia dari Allah dan hasil pencarian yang sungguh-sungguh. Titik awal hikmat berasal dari Allah sendiri dan firman-Nya (Alkitab). Hikmat adalah karunia dari Allah untuk kita. Tetapi, Dia memberikannya hanya kepada orang-orang yang serius mencarinya. Hikmat Allah tersembunyi bagi orang yang bebal dan memberontak. Perlu usaha yang keras untuk bisa memiliki dan menggunakan hikmat. Jalan menuju hikmat atau kebijaksanaan adalah jalan yang panjang. Ketika kita berjalan di dalamnya, kita akan menemukan bahwa hikmat yang benar adalah milik Allah; Allah yang akan memimpin kita dan menghadiahkan ketulusan serta ketekunan kepada kita dalam mencarinya.

Mari kita gumuli hidup ini, apakah kita berhikmat di mata Allah? Banyak orang pandai, tetapi sedikit orang bijaksana. Apakah kita mencari hikmat seperti mencari perak? Hikmat ilahi hanya berasal dari Allah. [Pdt. Indra Kurniadi Tjandra]

DOA:
Tuhan, anugerahilah kami hikmat-Mu.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:9-16; Ams. 2:1-15; Mat. 19:1-12
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Putus Asa
    Kisah Para Rasul 27:13-38
    Setelah beberapa hari lamanya baik matahari maupun bintang-bintang tidak kelihatan, … akhirnya putuslah segala harapan kami untuk dapat menyelamat-...
  • Tuhan Tidak Peduli?
    Markus 4:35-41
    Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: “Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?” (Mrk. 4:38) Orang yang tidak...
  • Saat Badai Reda
    Mazmur 107:1-3, 23-32
    Biarlah mereka bersyukur kepada TUHAN karena kasih setia-Nya, karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib terhadap anak-anak manusia. (Mzm. 107:31) Pernah bepergian...
  • BERSERAH
    Kisah Para Rasul 21:1-16
    Karena ia tidak mau menerima nasihat kami, kami menyerah dan berkata: “Jadilah kehendak Tuhan!” (Kis. 21:14) Orang yang teguh...
  • Kata Yang Menguatkan
    Kisah Para Rasul 20:1-16
    Ia menjelajah daerah itu dan dengan banyak nasihat menguatkan hati saudara-saudara di situ. (Kis. 20:2) My mama said, “Life...