#HidupDalamPersaudaraan

Yehezkiel 33:7-11, Mazmur 119:33-40, Roma 13: 8-14, Matius 18:15-20

Belum ada komentar 101 Views

Dalam kehidupan bergereja, tegur menegur menjadi bagian dari hidup persekutuan kita. Bacaan kita di Injil Matius adalah menjadi salah satu referensi gereja melakukan penggembalaan kepada anggotanya. Teguran tidak bermaksud untuk memberikan hukuman apalagi pengucilan seseorang dari persekutuan umat. Demikian pula ketika kita baca Injil Matius, bacaan ini tidak dibaca sebagai bentuk regulasi hidup persekutuan namun dilihat sebagai cara kita bertumbuh bersama dalam persekutuan tubuh Kristus.

Teguran adalah tanggungjawab kita untuk merawat persekutuan. Kita sendiri adalah hasil didikan keluarga yang selalu memberi kesempatan bagi kita belajar lewat teguran, bukan? Berapa kali orang tua, saudara bersaudara tidak berdiam diri terhadap kehidupan kita dan mengambil langkah menegur betapa pun itu memiliki resiko disalahpahami. Ada masa di mana saya pun menolak teguran anggota keluarga dan menjadi marah namun kemudian saya menyadari kebenaran dari isi teguran tersebut. Kita menerima dan kita meyakini motivasi dan dasar dari anggota keluarga kita menegur adalah menginginkan yang terbaik bagi kita.

Tindakan menegur tidak pernah lepas dari motivasi kita mencari, peduli dan tidak pula terlepas dari tanggungjawab kita untuk terus mengampuni. Persekutuan juga diingatkan pada kekuatan doa. Semua bentuk perawatan persekutuan di dukung dalam doa. Betapa indahnya jika sebagai sebuah persekutuan kita menyatu hati dengan pergumulan anggota yang lain agar setiap orang merasakan cinta Tuhan dan persekutuan kita terus bertumbuh dalam cinta kasih dan kemurnian. Mari kita rawat persekutuan kita di dalam cinta Allah yang selalu mencari, memberi teguran karena kasih untuk saling menopang dan bertumbuh.

ve 

#KeselamatanSudahDekat  #TuhanHadirDalamNama-Nya #3PrinsipDalamMenasehati 

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...
  • Melampaui Stigma, Mencipta Persahabatan
    Setiap perjumpaan selalu melahirkan kesan baik yang positif maupun negatif. Kesan-kesan itu berkumpul, berkelindan, dan melekat sedemikian rupa sehingga...