#hidupdalamkasihkarunia

Belum ada komentar 33 Views

“… tetapi di bawah kasih karunia.” (Roma 6:14-15)

Dua kali Paulus, di dalam bacaan kita Minggu ini, menegaskan bahwa kita hidup di bawah kasih karunia (hypo kharis). Akan tetapi, ia mengawali status baru kita tersebut dengan kata “tetapi,” khusus setelah membandingkannya dengan kehidupan di bawah hukum Taurat. Tentu saja, pada dirinya sendiri, Taurat tidak mendatangkan dosa. Taurat adalah anugerah Allah juga yang diberikan kepada umat Allah yang dibebaskan oleh Allah dari perbudakan di Mesir. Namun, Taurat lantas diselewengkan oleh kehidupan agamawi yang justru makin memperbesar keberdosaan manusia. Torah yang menampilkan kasih karunia Allah kini telah dibekukan dan dibakukan dan berubah menjadi sebuah legalisme keagamaan. Dan karena itu, di dalam Kristus, demikian penegasan Paulus, kasih karunia (kharis, grace) dinyatakan secara sempurna.

Maka, yang terpenting sesungguhnya adalah bagaimana hidup “di bawah kasih karunia” di dalam Yesus Kristus itu. Dengan mudah kita dapat kembali melakukan kesalahan yang sama yang dilakukan oleh umat Israel, yaitu menjadikan kasih karunia itu sebagai tata-aturan hidup yang membelenggu, atau, kita meresponsnya melalui sebuah kesadaran konstan untuk setiap hari melawan dosa yang sudah dikalahkan oleh kuasa Kristus. Dan itulah arti sesungguhnya dari hidup di bawah kasih karunia. Taurat-sebagai-anugerah telah diubah oleh kaum beragama pada masa itu menjadi Taurat-sebagai-hukum. Pada titik itu, manusia beragama hidup ”di bawah” Taurat-sebagai-hukum dan pada saat bersamaan justru hidup “di atas” atau “mengatasi” Taurat-sebagai-anugerah. Pesan Paulus untuk terus hidup “di bawah” kasih karunia Kristus ini kiranya menjadi berita baik sekaligus peringatan keras bagi kita setiap saat!

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Jangan Lelah menabur
    Panggilan orang percaya adalah menjadi penabur. Maka tidak mengherankan kata penabur menjadi kata yang sering dipakai dalam pembicaraan, tema...
  • #PekaTerhadapKaryaAllah
    Ada paham yang mengatakan bahwa karya Allah terbagi dalam periode waktu. Dahulu Bapa mencipta, lalu kemudian berhenti dan digantikan...
  • #MenjadikanTuhanYangUtamaDalamHidup
    Selamat ulangtahun jemaat GKI Pondok Indah! Telah 36 tahun Allah merahmati kita dengan kesempatan untuk mengambil bagian ke dalam...
  • #eskylmenoi #errimmenoi
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • #menjadimuridKristus
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. (Matius 28:17) Paul Tillich, seorang teolog sohor, pernah berujar, “Doubt...
Kegiatan