Hidup yang Berintegritas

Hidup yang Berintegritas

Matius 23:1-12; 1 Tesalonika 2:9-13

Belum ada komentar 306 Views

Talking the talk without walking the walk, itulah istilah yang tepat untuk orang yang hidup tanpa integritas. Kata-katanya manis, baik, indah, tetapi sayang hidupnya tidak berpadanan dengan apa yang dikatakan (diajarkan). Itulah hidup orang Farisi dan ahli Taurat. Pengajarannya baik dan karena itu patut diikuti, tetapi jangan ikuti perbuatannya (Mat. 23:3). Tetapi mungkinkah? Bukankah perbuatan itu ‘bersuara lebih nyaring’ ketimbang perkataan? Bukankah orang cenderung mengikuti apa yang kita lakukan, bukan apa yang kita katakan?

Sebaliknya, Paulus menjalani hidup yang berintegritas. Hidupnya siap diuji baik oleh umat maupun oleh Allah, betapa ia belajar hidup saleh, adil dan tak bercacat (1 Tes. 2:10). Untuk mengajar seseorang, menjadi teladan, hidup yang berintegritas seperti Paulus adalah sebuah keharusan. Masalahnya, kadang orang lebih senang pencitraan ketimbang kejujuran. Sebab kejujuran itu kadang terasa pahit, tidak menyenangkan. Karena itu orang yang hidup berintegritas harus siap untuk dimusuhi demi kebenaran. Hidup seperti Yesus yang bisa bermuara pada kayu salib. Siapkah kita?

Hidup yang berintegritas memang sebuah pilihan. Tetapi sebagai anak Tuhan mestinya kita memilih hidup yang berintegritas, seperti Yesus, seperti Paulus. Mungkin untuk sesaat kita bisa tidak disenangi, tetapi percayalah, keteladanan hidup kita akan ‘bersuara nyaring’. Pada akhirnya orang bisa membedakan mana emas, mana loyang. Mana pencitraan dan mana kejujuran. Selamat menjalani hidup yang berintegritas!

rdj

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...
  • Pemberian
    Di Minggu ini, kita akan bersama diajak untuk merenungkan satu tema, yaitu Makna dalam Peristiwa Pemberian. Kisah percakapan antara...