Hidup yang Berintegritas

Hidup yang Berintegritas

Matius 23:1-12; 1 Tesalonika 2:9-13

Belum ada komentar 307 Views

Talking the talk without walking the walk, itulah istilah yang tepat untuk orang yang hidup tanpa integritas. Kata-katanya manis, baik, indah, tetapi sayang hidupnya tidak berpadanan dengan apa yang dikatakan (diajarkan). Itulah hidup orang Farisi dan ahli Taurat. Pengajarannya baik dan karena itu patut diikuti, tetapi jangan ikuti perbuatannya (Mat. 23:3). Tetapi mungkinkah? Bukankah perbuatan itu ‘bersuara lebih nyaring’ ketimbang perkataan? Bukankah orang cenderung mengikuti apa yang kita lakukan, bukan apa yang kita katakan?

Sebaliknya, Paulus menjalani hidup yang berintegritas. Hidupnya siap diuji baik oleh umat maupun oleh Allah, betapa ia belajar hidup saleh, adil dan tak bercacat (1 Tes. 2:10). Untuk mengajar seseorang, menjadi teladan, hidup yang berintegritas seperti Paulus adalah sebuah keharusan. Masalahnya, kadang orang lebih senang pencitraan ketimbang kejujuran. Sebab kejujuran itu kadang terasa pahit, tidak menyenangkan. Karena itu orang yang hidup berintegritas harus siap untuk dimusuhi demi kebenaran. Hidup seperti Yesus yang bisa bermuara pada kayu salib. Siapkah kita?

Hidup yang berintegritas memang sebuah pilihan. Tetapi sebagai anak Tuhan mestinya kita memilih hidup yang berintegritas, seperti Yesus, seperti Paulus. Mungkin untuk sesaat kita bisa tidak disenangi, tetapi percayalah, keteladanan hidup kita akan ‘bersuara nyaring’. Pada akhirnya orang bisa membedakan mana emas, mana loyang. Mana pencitraan dan mana kejujuran. Selamat menjalani hidup yang berintegritas!

rdj

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...
  • Iman Menembus Batas Ketakutan
    Markus 5:21-43
    Perikop ini berisi dua kisah yang dijalin bersamaan. Kisah pertama tentang Yairus, seorang kepala rumah ibadat, yang meminta Yesus...