Hidup Yang Berharga

Lukas 2:25-38

Belum ada komentar 1325 Views

“… sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu, yang telah Engkau sediakan di hadapan segala bangsa ….” (Luk. 2:30-31)

Pernahkah kita berpikir apa yang membuat hidup kita berharga? Ada orang-orang yang percaya bahwa kehidupan yang berharga hanyalah milik orang-orang yang melakukan hal-hal besar. Entah itu dengan menjadi aktivis di lingkungan sekitar kita, atau menjadi panutan bagi banyak orang, atau memberikan apa yang kita punya, atau aktif melayani di gereja. Namun, benarkah hanya itu?

Perikop hari ini mempertemukan kita dengan Simeon. Simeon adalah seorang yang menantikan penghiburan bagi Israel dan kepadanya telah dinyatakan bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias. Ia melihat Yesus sebelum akhir hidupnya dan setelah itu ia pergi dengan damai sejahtera. Meski tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan besar seperti tokoh-tokoh lain dalam Alkitab, tetapi kita dapat melihat betapa kisah Simeon menjadi berharga karena perjumpaannya dengan Sang Mesias.

Dalam hidup kita, mungkin kita telah melakukan banyak pekerjaan besar. Kita dapat saja terkecoh dengan menduga bahwa hidup kita berharga karena kita melakukan semuanya itu untuk Tuhan. Atau menganggap Tuhan mengasihi kita karena kita melakukan semua itu. Kisah Simeon yang kita baca hari ini menyadarkan kita bahwa yang membuat hidup kita berharga bukanlah pelayanan yang kita lakukan, melainkan karena keselamatan dari Allah telah dinyatakan bagi kita. Pelayanan kita adalah wujud ungkapan syukur atas keselamatan dari-Nya. [Pdt. Agetta Putri Awijaya]

REFLEKSI:
Hidup kita berharga bukan semata-mata karena apa yang kita lakukan, melainkan karena keselamatan yang Allah nyatakan bagi kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 93; 2Taw. 34:20-33; Luk. 2:25-38
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Patutkah Marah?
    Yunus 4:1-11
    Tetapi, firman TUHAN, “Patutkah engkau marah?” (Yunus 4:4) Banyak orang beranggapan bahwa marah adalah hal yang lumrah dan manusiawi....
  • Hormati Kemurahan Allah
    Mazmur 51
    Kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam dan penuh penyesalan tidak akan Kau pandang...
  • PAMER
    Matius 6:1-6, 16-21
    Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:18b) Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, muncullah suatu...
  • Tak Berjalan Sendirian
    1 Raja-raja 19:9-18
    Tetapi, Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, semua orang yang tidak berlutut menyembah Ba’al dan mulutnya tidak...
  • Kesabaran Allah
    Mazmur 78:17-20, 52-55
    Ketika Ia menggiring umat-Nya seperti domba-domba, dan memimpin mereka seperti kawanan hewan di padang gurun; ketika Ia menuntun mereka...