Hidup Setelah Kematian

Lukas 20: 27-38

Belum ada komentar 39 Views

“Ia bukan Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup, sebab di hadapan Dia semua orang hidup.” (Luk. 20:38)

Kehidupan tidak hanya berlangsung pada saat kita di berada di dunia ini. Ada kehidupan setelah kematian. Namun, apakah kehidupan setelah kematian seperti kehidupan di dunia?

Orang Saduki tidak percaya akan kehidupan setelah kematian atau kebangkitan orang mati. Ketika bertemu dengan Yesus, mereka mengajukan pertanyaan yang diambil dari Ulangan 25:5 tentang seorang janda yang suaminya meninggal dan menurut adat harus digantikan dengan saudara suami (hukum levirat). Persoalannya, perempuan itu mengalami sampai tujuh kali perkawinan adat karena saudara suami meninggal semua. Perempuan ini menjadi istri siapa saat kebangkitan nanti? Yesus menjawab bahwa perkawinan terkait kehidupan di dunia dan tak dapat dikaitkan dengan kehidupan setelah kematian (ay. 34-35). Dengan ini Yesus menerangkan arti kebangkitan kepada mereka. Yesus menjelaskan bahwa kehidupan setelah kematian tidak dapat disamakan dengan di dunia. Kebangkitan hidup adalah jalan menuju kesatuan cinta dengan Allah. Manusia diciptakan agar terwujud persekutuan cinta kasih abadi antara Allah dengan manusia.

Hari ini kita diajak memahami tujuan akhir kehidupan kita, yaitu persekutuan cinta dengan Tuhan. Apa yang kita alami di dunia, tidak akan sama saat kita bersama-Nya. Karena saat itu, yang terpenting bagi kita adalah menikmati cinta kasih-Nya secara penuh. Bagian kita saat ini adalah “hidup di hadapan Allah yang hidup.” (Pdt. Budiman)

REFLEKSI:

Apakah Saudara meyakini bahwa saat orang beriman dipanggil Tuhan, ia akan hidup selamanya di surga bersama Allah menikmati cinta kasih-Nya?

Ayat Pendukung: Ayb. 19:23-27a; Mzm. 17:1-9; 2Tes. 2:1-5, 13-17; Luk. 20:27-38
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Firman Allah, Bukan Pendapat Manusia
    Galatia 1:11-24
    Karena aku bukan menerimanya dari manusia, dan bukan manusia yang mengajarkannya kepadaku, tetapi aku menerimanya oleh penyataan Yesus Kristus....
  • Kebahagiaan Dari Tuhan
    Yesaya 48:12-21
    “Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah...
  • Persembahan Tidak Membawa Keselamatan
    Ibrani 10:1-4
    Di dalam hukum Taurat hanya terdapat bayangan saja dari keselamatan yang akan datang, dan bukan hakekat dari keselamatan itu...
  • Tekun Walau Kurang Mengerti
    Kisah Para Rasul 8:26-40
    Jawabnya: “Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?” Lalu ia meminta Filipus naik dan duduk di...
  • Bukan Yohanes, Tetapi Yesus
    Yoh. 1:29-42
    Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada...
Kegiatan