penabur dan benih

Hidup Sebagai Penabur dan Benih

Markus 4 : 26-34

Belum ada komentar 449 Views

Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat Yahudi. Yakni Pemerintahan Mesianis yang lengkap dengan kekuatan dan kuasa untuk menghancurkan musuh-musuh mereka. Tanpa disadari, pemahaman ini kerapkali menjadi konsep kita, Allah hadir untuk membela dan menghancur musuh-musuh kristen. Atau para pelaku kejahatan yang telah menghancurkan gereja dan anak-anak Tuhan. Bagaimana pandangan Yesus tentang Kerajaan Allah ?

Dalam Injil Matius 4:26-34, Yesus mengajarkan hakekat Kerajaan Allah ada di tengah dunia seperti penabur dan benih. Pekerjaan penabur hanya menaburkan benih yang baik. Meskipun di sisi lain penabur juga memiliki pengharapan pada benih untuk bertumbuh, tetapi penabur diingatkan bahwa pertumbuhan benih ada di dalam tangan Tuhan bukan lagi di tangan penabur. Apa maknanya bagi kita :

    1. Kapasitas orang percaya hanya sebagai penabur benih. Benih apa yang sudah kita taburkan? Waktu, tenaga dan harta benda di dalam pelayanan ? atau kasih sukacita dan semangat dalam relasi tanpa diskrimasi ? Hidup dan pertumbuhan benih yang telah ditaburkan adalah anugrah Tuhan.
    2. Kapasitas orang percaya sebagai benih. Bersyukur atas pertambahan usia, kemajuan karir dan pekerjaan, perkembangan pelayanan di dalam keluarga dan gereja. Dan bersyukur atas anugrah Tuhan sejauh telah berdampak positif bagi sesama di dalam dunia. Seperti biji Sesawi yang bertumbuh menjadi besar dan menjadi pohon peneduh bagi semua ciptaan.

Hidup sebagai penabur dan benih merupakan refleksi dan evaluasi bagi orang-orang percaya di dalam Kerajaan Allah. Apakah sudah bertumbuh dan berkembang dan menjadi berkat bagi sesama atau masih berorientasi di dalam gereja dan pada diri sendiri ?

LS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...
  • Melampaui Stigma, Mencipta Persahabatan
    Setiap perjumpaan selalu melahirkan kesan baik yang positif maupun negatif. Kesan-kesan itu berkumpul, berkelindan, dan melekat sedemikian rupa sehingga...