penabur dan benih

Hidup Sebagai Penabur dan Benih

Markus 4 : 26-34

Belum ada komentar 282 Views

Injil Markus berbicara tentang Kerajaan Allah seperti benih yang tumbuh. Konsep ini berbeda dengan paham Kerajaan Allah dalam masyarakat Yahudi. Yakni Pemerintahan Mesianis yang lengkap dengan kekuatan dan kuasa untuk menghancurkan musuh-musuh mereka. Tanpa disadari, pemahaman ini kerapkali menjadi konsep kita, Allah hadir untuk membela dan menghancur musuh-musuh kristen. Atau para pelaku kejahatan yang telah menghancurkan gereja dan anak-anak Tuhan. Bagaimana pandangan Yesus tentang Kerajaan Allah ?

Dalam Injil Matius 4:26-34, Yesus mengajarkan hakekat Kerajaan Allah ada di tengah dunia seperti penabur dan benih. Pekerjaan penabur hanya menaburkan benih yang baik. Meskipun di sisi lain penabur juga memiliki pengharapan pada benih untuk bertumbuh, tetapi penabur diingatkan bahwa pertumbuhan benih ada di dalam tangan Tuhan bukan lagi di tangan penabur. Apa maknanya bagi kita :

    1. Kapasitas orang percaya hanya sebagai penabur benih. Benih apa yang sudah kita taburkan? Waktu, tenaga dan harta benda di dalam pelayanan ? atau kasih sukacita dan semangat dalam relasi tanpa diskrimasi ? Hidup dan pertumbuhan benih yang telah ditaburkan adalah anugrah Tuhan.
    2. Kapasitas orang percaya sebagai benih. Bersyukur atas pertambahan usia, kemajuan karir dan pekerjaan, perkembangan pelayanan di dalam keluarga dan gereja. Dan bersyukur atas anugrah Tuhan sejauh telah berdampak positif bagi sesama di dalam dunia. Seperti biji Sesawi yang bertumbuh menjadi besar dan menjadi pohon peneduh bagi semua ciptaan.

Hidup sebagai penabur dan benih merupakan refleksi dan evaluasi bagi orang-orang percaya di dalam Kerajaan Allah. Apakah sudah bertumbuh dan berkembang dan menjadi berkat bagi sesama atau masih berorientasi di dalam gereja dan pada diri sendiri ?

LS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...
  • Pemberian
    Di Minggu ini, kita akan bersama diajak untuk merenungkan satu tema, yaitu Makna dalam Peristiwa Pemberian. Kisah percakapan antara...