Hidup oleh Roh

Hidup oleh Roh

Belum ada komentar 29 Views

Ada berbagai cara orang-orang percaya mengekspresikan iman kepada Tuhan yang hidup. Di Manado – Sulut misalnya, memasuki minggu sengsara terakhir dan menjelang Paska nuansa religi sangat terasa. Terlihat ditepi jalan desa sampai ke pusat kota , bertebaran lampion dan salib berwarna merah, tanda kemenangan Yesus atas dosa dan maut. Yang unik dan sangat menyentuh adalah simbol-simbol Kristen ini bukan saja terlihat di gereja tetapi meriah terpampang didepan rumah-rumah penduduk seakan hendak mengatakan: Saya merdeka sebagai Pengikut Tuhan.

Pesoalan bagi kita apakah setiap simbol yang kita gunakan dapat menentukan kualitas kehidupan iman sebagai orang Percaya ? Rasul Paulus berkata “Hiduplah Oleh Roh” (16) adalah tanda kemerdekaan sebagai orang percaya yang telah dibebaskan dari dosa dan maut. Karena seorang yang hidup oleh Roh berarti:

  • Tidak berpusat pada diri sendiri : karena orang yang berpusat pada diri sendiri cenderung memuliakan diri, kepentingan diri, pemuasan hawa nafsu sendiri, yang semuanya merupakan pelecehan terhadap martabat manusia dan akar dari perselisihan, permusuhan dan perpecahan. (Galatia 5:19-21)
  • Berpusat pada Allah dan sesama : menghasilkan buah Roh yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri (Galatia 5:22-23), dan buah Roh yang paling utama adalah kasih. Sebab kasih selalu bersumber dan terarah kepada Allah serta mengupayakan dan mengutamakan yang baik kepada sesama.

Berilah diri dipimpin oleh Roh, karena kita telah dimerdekakan dari dosa. Seperti ungkapan Abraham Kuyper, seorang teolog yang pernah menjadi PM di Belanda : Tidak ada seinci hidupku yang tidak dikuasai oleh Tuhan……..

(LS)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ini Aku, Jangan Takut
    Semua orang memiliki rasa takut. Rasa takut bisa disebabkan oleh berbagai penyebab dan faktor. Wajarkah manusia merasa takut? Tentu...
  • Menjadi Gembala, Membangun Relasi Dengan Sesama
    Yeremia 23:1-6; Mazmur23; Efesus 2:11-22; Markus 6:30-34, 53-56
    Sang Gembala Agung itu Allah, la membimbing kita dengan begitu baik adanya. Allah juga melibatkan kita untuk menjadi gembala-gembala...
  • Harga Dari Sebuah Kebenaran
    Amos 7:7-15; Mazmur 85:9-14; Efesus 1:3-14; Markus 6:14-29
    Apakah mengatakan hal yang benar itu mudah? Sangat tidak mudah? Apa yang membuatnya menjadi begitu sulit untuk diwujudkan? Resikonya!...
  • Allah Yang Hadir Dalam Kelemahan Dan Keterbatasan
    Yehezkiel 2:1-5; Mazmur 123; 2 Korintus 12:2-10; Markus 6:1-13
    Membicarakan kelemahan bukanlah hal mudah bagi kita karena kita terbiasa menyim- pan atau menutupi kelemahan dengan berbagai cara dan...
  • Iman Menembus Batas Ketakutan
    Markus 5:21-43
    Perikop ini berisi dua kisah yang dijalin bersamaan. Kisah pertama tentang Yairus, seorang kepala rumah ibadat, yang meminta Yesus...