Hidup Melampaui Penderitaan

Hidup Melampaui Penderitaan

Belum ada komentar 43 Views

Polikarpus, saat diancam akan dianiaya dengan dicabik oleh binatang-binatang liar, berujar tegas kepada para penganiayanya, “Jika engkau membayangkan barang sedetik pun bahwa aku akan beralih, maka aku yakin engkau tengah berpura-pura tidak mengenali siapa aku. Dengarkan baik-baik: Aku seorang Kristen!” Tatkala rumahnya diserbu para tentara Romawi yang akan menangkap dan membunuhnya, Polikarpus malah menyambut mereka dan menjamu mereka dengan makan dan minum, serta mendoakan mereka selama dua jam.

Nama Polikarpus (yang artinya: “berbuah lebat”) selalu dikenang orang sebagai uskup dari kota Smirna. Kota ini sangat istimewa. Dari kota ini kita mengenal dua leluhur iman yang terkenal: Polikarpus dan Irenaeus. Berbeda dengan enam jemaat lainnya yang dicatat di dalam Wahyu2-3, yang senantiasa disapa lengkap dengan kekuatan dan kelemahan masing-masing, tak ada catatan yang eksplisit tentang kelemahan jemaat Smirna.

Jemaat Smirna adalah jemaat eksemplaris, bukan karena mereka mampu mengerjakan banyak hal, namun karena mereka setia kepada Kristus justru di dalam kesusahan dan kemiskinan mereka. Tampaknya cara hidup jemaat Smirna, sebagaimana diadegankan oleh Polikarpus, sesuai dengan arti namanya. Smirna berarti “mur,” yang rasanya pahit namun mampu memberi bau harum dan efek analgetis di kala sakit menyerang. Ia menjadi satu dari tiga hadiah yang dipersembahkan orang-orang Majus kepada Yesus, untuk melambangkan derita Yesus yang dialami-Nya di atas kayu salib.

Jemaat Smirna adalah jemaat yang hidup dalam kepahitan hidup, namun dari dalam derita itu muncul ketabahan dan bahkan wewangian semerbak, yang membuat orang percaya bahwa penderitaan bukanlah penghambat bagi hidup berbuah lebat. Malah, penderitaan dapat menjadi wahana yang melaluinya kita berpartisipasi ke dalam penderitaan Kristus bagi dunia yang dikasihi-Nya.

 

JA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yang Terdahulu Dan Yang Terkemudian
    Yunus 3:10 ‐ 4:11. Mazmur 145: 1‐8. Filipi 1: 21‐30. Matius 20: 1‐16
    Siapakah orang jahat menurut kita? Para perampok, perusuh, pembunuh, koruptor, perusak alam, penyiksa binatang, dan pelaku kejahatan lainnya. Ya...
  • Mengampuni Norma Kerajaan Allah
    Kejadian 50: 15‐21. Mazmur 103: 8‐13. Roma 14: 1‐12. Matius 18: 21‐35
    Apakah pengampunan milik dan hak saya? Jika kita menjawab iya maka kita merasa menjadi orang yang paling berhak untuk...
  • #HidupDalamPersaudaraan
    Yehezkiel 33:7-11, Mazmur 119:33-40, Roma 13: 8-14, Matius 18:15-20
    Dalam kehidupan bergereja, tegur menegur menjadi bagian dari hidup persekutuan kita. Bacaan kita di Injil Matius adalah menjadi salah...
  • Mengikut Yesus
    Momen itu adalah momen berharga bagi Petrus. Setelah sebelumnya Yesus memuji Petrus karena Allah telah menyatakan siapa Yesus sesungguhnya...
  • Tentang Yesus Remaja
    Gereja yang Terus Membarui Diri
    Setelah beberapa pasal sebelumnya Paulus menyurati jemaat di Roma dan mengajar mereka bahwa mereka yang beriman, mengakui Yesus adalah...
Kegiatan