Hidup Melampaui Penderitaan

Hidup Melampaui Penderitaan

Belum ada komentar 54 Views

Polikarpus, saat diancam akan dianiaya dengan dicabik oleh binatang-binatang liar, berujar tegas kepada para penganiayanya, “Jika engkau membayangkan barang sedetik pun bahwa aku akan beralih, maka aku yakin engkau tengah berpura-pura tidak mengenali siapa aku. Dengarkan baik-baik: Aku seorang Kristen!” Tatkala rumahnya diserbu para tentara Romawi yang akan menangkap dan membunuhnya, Polikarpus malah menyambut mereka dan menjamu mereka dengan makan dan minum, serta mendoakan mereka selama dua jam.

Nama Polikarpus (yang artinya: “berbuah lebat”) selalu dikenang orang sebagai uskup dari kota Smirna. Kota ini sangat istimewa. Dari kota ini kita mengenal dua leluhur iman yang terkenal: Polikarpus dan Irenaeus. Berbeda dengan enam jemaat lainnya yang dicatat di dalam Wahyu2-3, yang senantiasa disapa lengkap dengan kekuatan dan kelemahan masing-masing, tak ada catatan yang eksplisit tentang kelemahan jemaat Smirna.

Jemaat Smirna adalah jemaat eksemplaris, bukan karena mereka mampu mengerjakan banyak hal, namun karena mereka setia kepada Kristus justru di dalam kesusahan dan kemiskinan mereka. Tampaknya cara hidup jemaat Smirna, sebagaimana diadegankan oleh Polikarpus, sesuai dengan arti namanya. Smirna berarti “mur,” yang rasanya pahit namun mampu memberi bau harum dan efek analgetis di kala sakit menyerang. Ia menjadi satu dari tiga hadiah yang dipersembahkan orang-orang Majus kepada Yesus, untuk melambangkan derita Yesus yang dialami-Nya di atas kayu salib.

Jemaat Smirna adalah jemaat yang hidup dalam kepahitan hidup, namun dari dalam derita itu muncul ketabahan dan bahkan wewangian semerbak, yang membuat orang percaya bahwa penderitaan bukanlah penghambat bagi hidup berbuah lebat. Malah, penderitaan dapat menjadi wahana yang melaluinya kita berpartisipasi ke dalam penderitaan Kristus bagi dunia yang dikasihi-Nya.

 

JA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yang jauh menjadi dekat
    Surat Filemon ini adalah hadiah buat Gereja di sepanjang abad dan tempat. Jadi bukan hanya surat pribadi dari seorang...
  • Dibutakan Untuk Melihat
    Kisah Para Rasul 9:1-18
    Saulus tiba-tiba tidak dapat melihat, matanya buta. Apa penyebabnya? Dalam Kisah Para Rasul 22:11, Rasul Paulus menceritakan bahwa suatu...
  • Kasih Yang Melampaui Aturan
    Suatu siang terjadi percakapan antara seorang Ibu pedagang gado-gado dan seorang Ibu pembeli gado-gado di sebuah warung. Tukang gado-gado...
  • Keteguhan Hati
    Pernahkah saudara merasa Tuhan tidak mau menjawab doa-doa saudara? Saudara memohon pertolongan Tuhan untuk menyembuhkan seseorang yang sakit atau...
  • Jerih Payah Yang Tidak Sia-sia
    Wahyu 14:12-13
    Kata jerih payah artinya berupaya dengan sungguh-sungguh untuk sesuatu hasil yang maksimal. Rasul Yohanes menggunakan kata jerih Lelah dalam...