Hidup Dalam Dia, Cukuplah

Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23

Belum ada komentar 20 Views

Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai dengan melakukan ritual namun selanjutnya bagaimana ritual itu menjadi sumber cinta bagi kita memperlakukan sesama. Bukankah banyak orang yang taat beritual namun menjadi begitu miskin kasih dengan sesamanya. Bertindak melemahkan dan menghakimi sesama sehingga perjalanan bersama ini menjadi begitu melelahkan dan persekutuan menjadi renggang tak ada lagi kehangatan.

Yakobus dan Markus menegaskan bahwa orang hidup di dalam Allah akan memiliki kemerdekaan untuk bertindak dalam kasih dan memperlakukan yang lain dengan hormat. Hidup di dalam Allah akan membuat kita rendah hati untuk terus menerus berkembang menjadi lebih baik.

Penutupan bulan budaya ini, menegskan bagaimana cara hidup kita. Apakah yang nampak mewakili dari cara hidup kita atau sekedar polesan untuk mendapat pujian. Yesus mencermati sikap munafik orang Farisi yang nampak sangat peduli terhadap aturat Taurat namun hati mereka dipenuhi hal buruk. Menghayati hidup di dalam Dia bukan hanya sekedar soal ritual namun juga soal dalam perjumpaan keseharian, soal kehidupan sosial kita.

Akhir bulan budaya mengajak kita untuk menghayati hidup dalam kecukupan yang ditandai dengan hidup di dalam Kristus. Itu artinya Yesus menjadi pusat dan kendali bagaimana kita berprilaku dan mempelakukan orang lain. Menempatkan Kristus sebagai pusat artinya sebuah budaya yang didasari oleh nilai Kristus yang pada akhirnya menjadi karakter hidup umat. Jika itu kita jalani, maka cukuplah. Itu sudah cukup bagi kita untuk memperjuangkan hidup ini bagi kemuliaan nama Allah. Biarlah itu menjadi norma, nilai hidup berbudaya kita sebagai umat-Nya.

dva

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...
  • Hidup Berhikmat, Cukuplah
    Yohanes 6:51-58
    Bagaimana kamu hidup? Pernahkah kita memperhatikan bagaimana kita hidup, mencermati, mengevaluasi dan merefleksikannya? Bagaimana kita telah mempergunakan waktu yang...
  • Roti Hidup
    1 Raja-raja 19:4-8; Mazmur 34:2-9; Efesus 4:25-5:2; Yohanes 6:35, 41-51
    Roti adalah salah satu jenis makanan yang dapat membuat manusia bertahan hidup, jika dalam kebiasaan bangsa lain bisa nasi,...
  • Bersyukurlah
    Bagaimana anda mengawali hari? Banyak perasaan dan situasi yang sangat mempengaruhi kita untuk memulai hari dengan ungkapan syukur. Meskipun...