Hidup Berhikmat

Hidup Berhikmat

Belum ada komentar 99 Views

Hidup Berhikmat Hikmat (chokmah) bisa berarti kebijaksanaan, etika, keahlian, dan kepandaian. Hikmat itu bukan hanya soal karsa dan pikiran tetapi juga karya yang berbuah dalam karya. Jadi hikmat menyapa manusia dalam dimensi kognisi, afeksi (sikap), dan psikomotori (karya).

Kitab Perjanjian Lama sering mengandaikan hikmat (chokmah) seperti seseorang yang terus menerus mengajak dan meneriakkan hal-hal baik. Hikmat berseru-seru senantiasa. Allah dalam Roh-Nya menggaungkan terus hikmat itu dalam keseharian manusia. Hikmat menyatakan dirinya melalui beragam cara. Melalui Nurani (hati kecil) yang seringkali menyeruak maupun melalui hal-hal lain di sekitar kita, seperti dalam relasi manusia dengan manusia lain, dengan ciptaan lain, maupun dengan alam dan semesta.

Pekerjaan rumah (PR) terbesar manusia adalah bagaimana menyadari kehadiran Sang Hikmat dalam ziarah kehidupan. Acapkali manusia dibutakan dengan begitu banyak hal sehingga tidak menyadari kehadiran-Nya. Acapkali juga manusia menulikan telinga batinnya dan memilih untuk mengabaikan seruan Sang Hikmat. Hikmat memang dianugerahkan.

Hikmat memang diberikan tetapi manusia butuh merespons dan tidak abai terhadap kehadirannya. Itulah kunci hidup berhikmat yaitu senantiasa mencari tahu dan berusaha menemukan seruan Sang Hikmat. Hidup berhikmat juga adalah sebuah proses. Kenyataan bahwa manusia kadang kala tidak mau mendengar dan kadangkala mendengarkan hikmat, membuat ‘hidup berhikmat’ adalah sebuah perjalanan dan Latihan. Kepekaan adalah satu satunya kunci menuju kesempurnaan hidup berhikmat. Temukan kehadiran Sang Hikmat yang bersumber dari Allah melalui relasi Anda dengan manusia lain, ciptaan lain (tumbuhan dan binatang), maupun dari alam ini. BA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...
  • Pemberian
    Di Minggu ini, kita akan bersama diajak untuk merenungkan satu tema, yaitu Makna dalam Peristiwa Pemberian. Kisah percakapan antara...