Hidup Berhikmat

Hidup Berhikmat

Belum ada komentar 80 Views

Hidup Berhikmat Hikmat (chokmah) bisa berarti kebijaksanaan, etika, keahlian, dan kepandaian. Hikmat itu bukan hanya soal karsa dan pikiran tetapi juga karya yang berbuah dalam karya. Jadi hikmat menyapa manusia dalam dimensi kognisi, afeksi (sikap), dan psikomotori (karya).

Kitab Perjanjian Lama sering mengandaikan hikmat (chokmah) seperti seseorang yang terus menerus mengajak dan meneriakkan hal-hal baik. Hikmat berseru-seru senantiasa. Allah dalam Roh-Nya menggaungkan terus hikmat itu dalam keseharian manusia. Hikmat menyatakan dirinya melalui beragam cara. Melalui Nurani (hati kecil) yang seringkali menyeruak maupun melalui hal-hal lain di sekitar kita, seperti dalam relasi manusia dengan manusia lain, dengan ciptaan lain, maupun dengan alam dan semesta.

Pekerjaan rumah (PR) terbesar manusia adalah bagaimana menyadari kehadiran Sang Hikmat dalam ziarah kehidupan. Acapkali manusia dibutakan dengan begitu banyak hal sehingga tidak menyadari kehadiran-Nya. Acapkali juga manusia menulikan telinga batinnya dan memilih untuk mengabaikan seruan Sang Hikmat. Hikmat memang dianugerahkan.

Hikmat memang diberikan tetapi manusia butuh merespons dan tidak abai terhadap kehadirannya. Itulah kunci hidup berhikmat yaitu senantiasa mencari tahu dan berusaha menemukan seruan Sang Hikmat. Hidup berhikmat juga adalah sebuah proses. Kenyataan bahwa manusia kadang kala tidak mau mendengar dan kadangkala mendengarkan hikmat, membuat ‘hidup berhikmat’ adalah sebuah perjalanan dan Latihan. Kepekaan adalah satu satunya kunci menuju kesempurnaan hidup berhikmat. Temukan kehadiran Sang Hikmat yang bersumber dari Allah melalui relasi Anda dengan manusia lain, ciptaan lain (tumbuhan dan binatang), maupun dari alam ini. BA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
  • Schooling Fish
    Yesaya 45:1-7; Mazmur 96:1-9; 1 Tesalonika 1:1-10; Matius 22:15-22
    Bayangkan saja kalau kita menjadi seekor ikan kecil. Kalau saja kita diberikan pilihan untuk hidup di akuarium atau di...
  • Rasa Haus
    Air menjadi bagian yang sangat penting bagi kehidupan. Banyak hal membutuhkan air. Mulai dari tubuh manusia sebagian besar terdiri...
  • Apa yang kita letakkan pertama?
    Yesaya 5:1-7; Mazmur 80:8-16; Filipi 3:4-14; Matius 21:33-46
    “Selalu ada yang pertama untuk segalanya.” Apa anda pernah mendengar kalimat tersebut? Ya, sebagian besar dari kita tentu akan...
  • Hidup Dalam Keramahan Dan Cinta
    Yehezkiel 18: 1-4, 25-32 Mazmur 25: 1-9 Filipi 2: 1-13. Matius 21: 23-32
    Perubahan ke arah yang lebih baik adalah dambaan semua orang. Saya yakin dan percaya bahwa semua orang, tanpa kecuali...
Kegiatan