Hidup Berhikmat

Hidup Berhikmat

Belum ada komentar 104 Views

Hidup Berhikmat Hikmat (chokmah) bisa berarti kebijaksanaan, etika, keahlian, dan kepandaian. Hikmat itu bukan hanya soal karsa dan pikiran tetapi juga karya yang berbuah dalam karya. Jadi hikmat menyapa manusia dalam dimensi kognisi, afeksi (sikap), dan psikomotori (karya).

Kitab Perjanjian Lama sering mengandaikan hikmat (chokmah) seperti seseorang yang terus menerus mengajak dan meneriakkan hal-hal baik. Hikmat berseru-seru senantiasa. Allah dalam Roh-Nya menggaungkan terus hikmat itu dalam keseharian manusia. Hikmat menyatakan dirinya melalui beragam cara. Melalui Nurani (hati kecil) yang seringkali menyeruak maupun melalui hal-hal lain di sekitar kita, seperti dalam relasi manusia dengan manusia lain, dengan ciptaan lain, maupun dengan alam dan semesta.

Pekerjaan rumah (PR) terbesar manusia adalah bagaimana menyadari kehadiran Sang Hikmat dalam ziarah kehidupan. Acapkali manusia dibutakan dengan begitu banyak hal sehingga tidak menyadari kehadiran-Nya. Acapkali juga manusia menulikan telinga batinnya dan memilih untuk mengabaikan seruan Sang Hikmat. Hikmat memang dianugerahkan.

Hikmat memang diberikan tetapi manusia butuh merespons dan tidak abai terhadap kehadirannya. Itulah kunci hidup berhikmat yaitu senantiasa mencari tahu dan berusaha menemukan seruan Sang Hikmat. Hidup berhikmat juga adalah sebuah proses. Kenyataan bahwa manusia kadang kala tidak mau mendengar dan kadangkala mendengarkan hikmat, membuat ‘hidup berhikmat’ adalah sebuah perjalanan dan Latihan. Kepekaan adalah satu satunya kunci menuju kesempurnaan hidup berhikmat. Temukan kehadiran Sang Hikmat yang bersumber dari Allah melalui relasi Anda dengan manusia lain, ciptaan lain (tumbuhan dan binatang), maupun dari alam ini. BA

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...
  • Melampaui Stigma, Mencipta Persahabatan
    Setiap perjumpaan selalu melahirkan kesan baik yang positif maupun negatif. Kesan-kesan itu berkumpul, berkelindan, dan melekat sedemikian rupa sehingga...