Rangkap Tiga

Hidup Benar Rangkap Tiga

Belum ada komentar 140 Views

“Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?” (Mik. 6:8)

Pola hidup benar rangkap tiga yang ditegaskan di dalam Mikha 6:8 ini sungguh sangat terkenal: keadilan, kesetiaan (atau belas kasih), dan kerendahhatian. Sangat banyak ahli yang memandang ketiganya sebagai rangkuman dari kehidupan Israel yang ideal yang diharapkan oleh Allah. “Keadilan” (Ibrani: mishpat) menunjuk pada dimensi sosial, yaitu bahwa kita harus memperjuangkan tata sosial yang adil. “Kesetiaan,” atau lebih tepat diterjemahkan “belas kasih” (chesed) menunjuk pada dimensi antarpersonal, yaitu relasi kita dengan orang-orang di sekeliling kita. Keduanya lantas dilandasi oleh yang ketiga, yaitu “kerendahhatian” (yalak tsana`) adalah dimensi spiritual di hadapan Allah, yaitu sikap merasa diri tak penting dibandingkan Allah sendiri.

Tampaknya, hidup benar akan raib dari diri kita jika satu saja hilang. Kita harus secara utuh memperjuangkan, dengan pertolongan Allah, ketiga kebajikan rohani ini. Yang menarik, LAI memberi judul perikop Mikha 6 ini, “Pengaduan, tuntutan dan hukuman TUHAN terhadap umat-Nya.” Rupanya, Allah mengajukan “pengaduan” karena cara hidup Israel yang berlaku tak adil di masyarakat; “tuntutan” karena mereka hidup tak peduli pada sesama; “hukuman” karena berlaku sombong di hadapan Tuhan.

Sebuah Talmud Yahudi terkenal (Makkot 23b-24a) menuturkan bahwa kebajikan rangkap tiga dalam Mikha 6:8 ini adalah saripati dari enam prinsip dalam Yesaya 33:15-16; sementara itu prinsip dalam kitab Yesaya itu sendiri adalah saripati dari sebelas gagasan hidup baik dalam Mazmur 15; gagasan dalam Mazmur 15 itu sendiri adalah rangkuman dari 613 perintah yang Allah berikan kepada Musa di Gunung Sinai. Menarik, bukan?

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Memilih Menyuarakan Kebenaran
    Markus 8:27-38
    Siapa sih di dunia ini yang ingin mendengarkan kebohongan atau mendengarkan sesuatu yang tidak sebenarnya? Rasanya setiap kita ingin...
  • Iman Yang Membebaskan
    Markus 7: 24-37
    Kebebasan adalah hal yang mendasar dalam kehidupan manusia dan seharusnya mencirikan martabat manusia yang bertanggung jawab dalam menentukan dirinya...
  • Hidup Dalam Dia, Cukuplah
    Ulangan 4:1-2, 6-9; Mzmur 15; Yakobus 1:17-27; Markus 7:1-8,14-15,21-23
    Mengenal firman dan menghidupi firman menjadi cara kita hidup di dalam Dia. Hidup di dalam Dia bukan hanya ditandai...
  • Pemeliharaan Allah, Cukuplah
    Yosua 24:1-2,14-18; Mazmur 34:16-23; Efesus 6:10-20; Yohanes 6:56-69
    Berjalan bersama, mengalami bersama adalah cara kita membuktikan kasih penyertaan Tuhan dalam hidup. Peristiwa demi peristiwa baik di saat...
  • Hidup Berhikmat, Cukuplah
    Yohanes 6:51-58
    Bagaimana kamu hidup? Pernahkah kita memperhatikan bagaimana kita hidup, mencermati, mengevaluasi dan merefleksikannya? Bagaimana kita telah mempergunakan waktu yang...