Rangkap Tiga

Hidup Benar Rangkap Tiga

Belum ada komentar 141 Views

“Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?” (Mik. 6:8)

Pola hidup benar rangkap tiga yang ditegaskan di dalam Mikha 6:8 ini sungguh sangat terkenal: keadilan, kesetiaan (atau belas kasih), dan kerendahhatian. Sangat banyak ahli yang memandang ketiganya sebagai rangkuman dari kehidupan Israel yang ideal yang diharapkan oleh Allah. “Keadilan” (Ibrani: mishpat) menunjuk pada dimensi sosial, yaitu bahwa kita harus memperjuangkan tata sosial yang adil. “Kesetiaan,” atau lebih tepat diterjemahkan “belas kasih” (chesed) menunjuk pada dimensi antarpersonal, yaitu relasi kita dengan orang-orang di sekeliling kita. Keduanya lantas dilandasi oleh yang ketiga, yaitu “kerendahhatian” (yalak tsana`) adalah dimensi spiritual di hadapan Allah, yaitu sikap merasa diri tak penting dibandingkan Allah sendiri.

Tampaknya, hidup benar akan raib dari diri kita jika satu saja hilang. Kita harus secara utuh memperjuangkan, dengan pertolongan Allah, ketiga kebajikan rohani ini. Yang menarik, LAI memberi judul perikop Mikha 6 ini, “Pengaduan, tuntutan dan hukuman TUHAN terhadap umat-Nya.” Rupanya, Allah mengajukan “pengaduan” karena cara hidup Israel yang berlaku tak adil di masyarakat; “tuntutan” karena mereka hidup tak peduli pada sesama; “hukuman” karena berlaku sombong di hadapan Tuhan.

Sebuah Talmud Yahudi terkenal (Makkot 23b-24a) menuturkan bahwa kebajikan rangkap tiga dalam Mikha 6:8 ini adalah saripati dari enam prinsip dalam Yesaya 33:15-16; sementara itu prinsip dalam kitab Yesaya itu sendiri adalah saripati dari sebelas gagasan hidup baik dalam Mazmur 15; gagasan dalam Mazmur 15 itu sendiri adalah rangkuman dari 613 perintah yang Allah berikan kepada Musa di Gunung Sinai. Menarik, bukan?

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...
  • Melampaui Stigma, Mencipta Persahabatan
    Setiap perjumpaan selalu melahirkan kesan baik yang positif maupun negatif. Kesan-kesan itu berkumpul, berkelindan, dan melekat sedemikian rupa sehingga...