Hiburkanlah Umat-Ku

Yesaya 40:1-11

Belum ada komentar 49 Views

Tenangkanlah hati Yerusalem dan serukanlah kepadanya, bahwa perhambaannya sudah berakhir….(Yesaya 40:2a)

Dalam momen kedukaan, di rumah duka akan dilaksanakan kebaktian penghiburan selama beberapa hari berturut- turut hingga setelah pemakaman. Tujuannya adalah untuk mendampingi keluarga yang berduka agar mereka terhibur dan memperoleh kekuatan untuk melanjutkan kehidupan serta tidak terpuruk dalam kesedihan, kekhawatiran, dan penyesalan.

Umat Israel yang berada di pembuangan hidup dalam kesedihan berkepanjangan dan mulai putus asa. TUHAN tidak menghendaki hal itu terjadi karena masa penghukuman telah selesai. TUHAN akan memulihkan mereka dan membawa mereka pulang untuk memulai hidup yang baru dengan menaati tuntunan-Nya. Mereka akan pulang dan membangun kembali negerinya. Mereka harus bekerja keras untuk membangun bangsanya. Allah menginginkan umat-Nya memiliki semangat dan daya juang untuk memulai kehidupan yang baru. Oleh karena itu, penting untuk mengirim utusan guna menghibur dan menenangkan hati umat.

Kita tidak mungkin terbebas dari masalah, tantangan, dan pergumulan. Namun, jika kita membiarkan diri terpuruk dalam perasaan sedih, khawatir, dan putus asa, kualitas hidup kita akan menurun, dan kita tidak akan mampu menghasilkan kinerja yang baik. Oleh karena itu, kita perlu berserah kepada Tuhan, menerima penghiburan serta kekuatan dari-Nya, sehingga kita memiliki semangat untuk berkarya dalam kehidupan di tengah sesama. [Pdt. Christa Charisda Hulu]

DOA:
Ya Tuhan, biarlah penghiburan-Mu semakin menguatkan kami untuk mewujudkan hidup yang bermanfaat. Amin.

Ayat Pendukung: Yes. 40:1-11; Mzm. 72:1-7, 18-19; Yoh. 1:19-28
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Belajar Berkata Benar
    Kejadian 18:13-27
    Tetapi, Sara menyangkal, katanya, “Aku tidak tertawa,” sebab ia takut. Namun, TUHAN berfirman, “Tidak, engkau memang tertawa tadi!” (Kejadian...
  • SELF TALK
    Mazmur 42
    Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya,...
  • Bukan Basa-Basi
    Matius 21:23-32
    Kata Yesus kepada mereka, “Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Pemungut-pemungut cukai dan pelacur-pelacur mendahului kamu masuk ke dalam Kerajaan Allah....
  • Berkatalah Benar, Jangan Takut
    Markus 11:27-33
    Tetapi, bagaimana mungkin kita katakan: Dari manusia?” Mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul...
  • Tidak Tahu Berterima Kasih
    Bilangan 20:1-13
    Bangsa itu berbantah dengan Musa, katanya, “Andai saja kami binasa pada waktu saudara-saudara kami binasa di hadapan TUHAN!” (Bilangan...