syukur

Hendaklah Hatimu Melimpah Dengan Syukur

Kolose 2:7

1 Komentar 230 Views

Kita kerap mempermurah makna syukur hanya sebagai reaksi hati, atau malah emosional, atas berkat atau keberuntungan yang kita percaya datang dari Allah. Namun, kata “syukur” di dalam ayat ini sangat mengesankan. Dalam teks asli berbahasa Yunani, dipergunakan kata eucharistia (εὐχαριστίᾳ) yang tentu segera mengingatkan kita pada Perjamuan Kudus atau Ekaristi. Di dalam Perjamuan Kudus, kita mensyukuri pemberian terbesar dari Allah melalui Kristus, yaitu rahmat (charis). Rahmat ini melampaui semua pemberian lain di dalam hidup kita, seperti harta, pekerjaan, kesembuhan, dan lain sebagainya. Sebab, apa yang dirahmatkan adalah kehidupan dan keselamatan itu sendiri. Artinya, sekalipun kita tidak seberuntung orang lain dalam menikmati hal-hal tersebut, masih tetap ada alasan sangat kuat bagi kita untuk bersyukur, yaitu karena kita menerima pemberian terbesar di dalam hidup kita: Rahmat atau anugerah keselamatan. Dan itu cukup! Bahkan, lebih dari cukup!

Paulus menegaskan pemberian Allah terbaik ini di dalam ayat 6, “Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita.” Menerima Kristus berarti menerima Allah itu sendiri, sebab, kata Paulus, “dalam Dialah berdiam secara jasmaniah seluruh kepenuhan ke-Allahan” (ay. 9). Bagi saya, ini sudah cukup, bahkan jauh dari apa yang mampu saya bayangkan dapat saya terima dari Allah. Semoga demikian pun Anda.

ja

1 Comment

  1. bibit sudibyo

    selamat siang!
    dalam alinea pertama bagian kalimat terakhir : ….. _kita menerima pemberian terbesar di dalam hidup kita: Rahmat atau anugerah keselamatan. Dan itu cukup! Bahkan, lebih dari cukup_ . Kalimat ini mengesankan bahwa KESELAMATAN itu anugerah/ pemberian/ hadiah; kita/ manusia tinggal percaya dan menerimanya, lalu selamat! tanpa respon yang “aktif”. Padahal ada ayat yang menekankan supaya kita ….. BERJUANGLAH UNTUK KESELAMATANMU.
    Demikianjuga kalimat … AKULAH JALAN DAN KEBENARAN DAN HIDUP. BELIAU bukan memberi/menghadiahi keselamatan,tapi membuka jalan menuju keselamatan itu. Bukankah JALAN adalah yang harus dilewati, bukan diterima saja; harus dilakoni, berjuang dgn sungguh2 karena jalan itu sempit.
    Demikian dari saya,semoga dapat ditangkap maksud saya ini. dan maaf kalau saya salah mengerti.
    Terima kasih,salam hormat

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Minggu Palem
    Mazmur 118:1-2, 19-29; Matius 21:1-11
    Saya membayangkan saya dan keluarga saya membawa kain dan pakaian terbaik kami saat diumumkan bahwa Yesus akan melewati GKI...
  • #MenangislahYesus
    Yehezkiel 37:1-14; Mazmur 130; Roma 8:6-11; Yohanes 11:1-45
    Apakah di tahun ini, Saudara kehilangan orang yang Saudara kasihi? Kematian adalah bagian dari kefanaan hidup kita dan ketika...
  • Tuhan melihat hati
    1 Samuel 16:1-13; Mazmur 23; Efesus 5:8-14; Yohanes 9:1-41
    Apa dasar dari pemilihan yang anda lakukan? Setiap pilihan dibuat berdasarkan pertimbangan, apa pun pertimbangan itu. Pertimbangan akan memperhitungkan...
  • #DariPersinggahan KePersinggahan
    Keluaran 17:1-7; Mazmur 95; Roma 5:1-11; Yohanes 4:5-42
    Pernahkah anda mengalami perpindahan domisili dari satu daerah ke daerah lain? Perpindahan dapat memberikan perasaan gembira namun sekaligus bingung,...
  • Engkau Akan Menjadi Berkat
    Kej. 12:1-4, Maz. 121, Rom. 4:1-5, 13-17, Yoh. 3:1-17
    Kita amat terbiasa dengan kenyamanan yang kita miliki. Kehilangan kenyamanan biasanya menimbulkan reaksi protes dan mempertahankan diri. Kecenderungan kenyamanan...
Kegiatan