Hati Yang Tersentuh

Kisah Para Rasul 2:37-47

Belum ada komentar 275 Views

Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: “Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?” (Kis. 2:37)

Seorang pemuda pejalan kaki melihat seorang anak laki-laki berusia 10 tahun berjualan nasi uduk, di balik pagar sebuah rumah sakit, di Tangerang. Anak ini berjualan sambil bersembunyi dari satpam lingkungan yang sering mengusirnya ketika ketahuan berjualan di daerah itu. Dari percakapan dengan anak itu, diketahui bahwa ibunya sakit kanker dan sedang dirawat di rumah sakit, sedangkan ayahnya tiada. Anak kecil itu berusaha membantu semampunya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Kisah kehidupan anak kecil itu sangat menyentuh hati sang pemuda sehingga ia menyebarkan kisahnya melalui jejaring media sosial.

“Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?” adalah pertanyaan yang muncul dari hati orang banyak yang tersentuh oleh khotbah Petrus. Setelah menerima karunia Roh Kudus, Petrus berbicara tentang Yesus Kristus yang mati disalibkan, dibangkitkan dan ditinggikan Allah. Semua terjadi sesuai rencana Allah bagi dunia ini. Para Rasul adalah saksi dari kebangkitan itu. Para pendengar yang tersentuh oleh khotbah Petrus bereaksi. Mereka ingin melakukan sesuatu, tetapi tidak tahu harus melakukan apa. Maka, mereka bertanya apa yang harus mereka perbuat. Petrus pun mengatakan bahwa mereka harus bertobat dan memberi diri dibaptis. Mereka pun melakukannya.

Sebuah aksi, perbuatan atau tindakan atas pengetahuan yang didapat adalah wujud iman yang nyata. Sudahkah iman itu nyata dalam perbuatan kita? [Pdt. Henni Herlina]

DOA:
Berilah kami hati yang bukan hanya mudah tersentuh oleh karya-Mu Tuhan, tetapi juga hati yang mau berbuat dan melakukan firman-Mu.

Ayat Pendukung: Mzm. 17:1-7, 15; Kej. 32:3-21; Kis. 2:37-47
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Saksi Kebangkitan
    Lukas 24:44-53
    Kamulah saksi-saksi dari semuanya ini. (Lukas 24:48) Banyak kisah pekabaran Injil yang membuat kita terkesima. Para penginjil rela meninggalkan...
  • Kasih Karunia Yang Menobatkan
    Yehezkiel 33:10-16
    Katakanlah kepada mereka: Demi Aku yang hidup,… Aku tidak berkenan pada kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan pada pertobatan...
  • Seruan dan Penyelamatan
    Mazmur 130
    Jika Engkau, ya TUHAN, mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang dapat bertahan? (Mazmur 130:3) Dahulu ada seorang pria yang dikenal...
  • BUKTI IMAN
    Matius 9:27-34
    Yesus pun menyentuh mata mereka sambil berkata, “Jadilah kepadamu seperti yang kamu percayai’.’ (Matius 9:29) Apakah iman membutuhkan bukti?...
  • Diam: Tanda Ketidakpedulian!
    Yesaya 42:14-21
    Banyak yang kaulihat, tetapi tidak kauperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar. (Yesaya 42:20) Diam itu emas? Broery Marantika...