Hati Yang Bulat

Mazmur 86

Belum ada komentar 92 Views

Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu. (Mzm. 86:11)

Salah satu persoalan terbesar yang dihadapi orang-orang zaman now adalah banyaknya tawaran pilihan yang tersedia. Misalnya, mengalami kesulitan ketika hendak membeli handphone. Mengapa? Pertama, pilihan yang tersedia di pasar begitu banyak ragamnya. Kedua, khawatir jika tidak berapa lama kemudian muncul versi baru yang lebih canggih. Pertanyaan “siapa saya?” juga tidak lagi mudah dijawab. Mengapa? Karena jati diri kita tidak jelas. Ada begitu banyak hal yang kita izinkan membentuk jati diri kita. Kata-kata orang yang kerasukan roh jahat di Injil Markus, “Namaku Legion, karena kami banyak” (Mrk. 5:9), menggambarkan jati diri banyak orang di masa kini.

Dalam situasi seperti inilah, pemazmur mengajar kita berdoa, “Tunjukkanlah kepadaku jalan-Mu, ya TUHAN, supaya aku hidup menurut kebenaran-Mu; bulatkanlah hatiku untuk takut akan nama-Mu.” Kita perlu memohon kepada Tuhan agar hati kita bulat untuk mengikuti jalan Tuhan dan takut pada Tuhan. Sebab, hati yang tidak bulat; hati yang terpecah- pecah akan mengakibatkan jati diri kabur.

Kita perlu memohon kepada Tuhan agar diberi hati yang hanya mengarah dan menghidupi jalan-Nya, bukan jalan-jalan yang lain betapapun menggodanya jalan-jalan itu. Seperti kapal yang diombang-ambingkan badai di lautan lepas, hanya bisa selamat sampai di pelabuhan jika sang kapten membulatkan hatinya untuk menuju mercusuar, bukan ke arah yang lain. [Pdt. Paulus Sugeng Widjaja]

REFLEKSI:
Di tengah berbagai godaan dan keterpecahan diri, kita hanya bisa selamat jika kita membulatkan hati untuk mengikuti jalan Tuhan.

Ayat Pendukung: Mzm. 86; 1Sam. 9:27-10:8; 2Kor. 6:14-7:1
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Yang Dipandang Hina Namun Berharga
    Yosua 2:1-14
    Yosua bin Nun dengan diam-diam mengutus dari Sitim dua orang pengintai, katanya, “Pergilah, amat-amatilah negeri itu dan Kota Yerikho.”...
  • Berseru Kepada Tuhan
    Mazmur 107:1-7, 33-37
    Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan Ia melepaskan mereka dari kesusahan mereka. (Mazmur 107:6) Ada banyak...
  • Ke Mana Hati Kita Melekat?
    Matius 19:16-22
    Kata Yesus kepadanya, “Jikalau engkau hendak sempurna, pergilah, juallah apa yang kaumiliki dan berikanlah itu kepada orang-orang miskin, dan...
  • Apa Yang Terpancar Dari Wajah Kita?
    Keluaran 34:29-35
    Lalu Musa turun dari Gunung Sinai dengan kedua loh hukum di tangannya. Ketika turun dari gunung itu, ia tidak...
  • Melakukan Karena Mencintai
    Mazmur 119:41-48
    Aku menggemari perintah-perintah-Mu yang memang kucintai. (Mazmur 119:47) Masih ingatkah ketika Saudara jatuh cinta kepada seseorang? Ketika sedang jatuh...