Hati Nurani

Roma 2:12-16

Belum ada komentar 38 Views

Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela. (Rm. 2:15)

Hati nurani adalah sumber kebijaksanaan insani yang dianugerahkan Allah bagi manusia. Dengan hati Nurani, manusia menimbang segala perkara. Bahkan, hati nurani mendorong manusia untuk hidup baik dan benar. Karena itu, dalam persoalan yang pelik, kita selalu diajak untuk mendengarkan suara hati nurani.

Dalam surat Roma ini, Paulus menyampaikan bahwa setiap orang, apa pun bangsanya, memiliki hati nurani. Lebih jauh, ia menegaskan bahwa hati nurani dapat menjadi “hukum” atau “tongkat pengukur.” Jadi, bukan hanya Taurat yang dapat dipakai untuk menilai perbuatan manusia, tetapi juga hati nurani yang ada di dalam diri setiap orang. Oleh karena itu, Paulus mengingatkan bahwa setiap orang, apa pun suku-bangsanya, tidak bisa mengelak dari penghakiman Allah. Allah sudah membekali setiap orang dengan nurani yang bisa dipakai kapan saja dan di mana saja untuk melakukan introspeksi dan evaluasi. Dengan itu pula, manusia akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah, bukan hanya di masa kini, tetapi juga nanti.

Manusia sering mengeraskan hati. Bukan ia tidak tahu bahwa berkata mesti berhati-hati supaya tidak ada hati yang tersakiti. Bukan ia tidak mengerti bahwa korupsi dan berlaku tidak adil adalah salah. Hati nurani dengan jernih sudah membisikkan “jangan!” Manusia bisa membohongi orang lain, tetapi ia tidak bisa membohongi dirinya sendiri. Jadi, buka hati, dengarlah nurani yang berbisik lembut untuk berbuat baik dan benar. [Pdt. Hariman A. Pattianakotta]

REFLEKSI:
Mendengar suara hati melatih kita untuk peka terhadap suara kebaikan dan kebenaran yang Allah pahatkan di loh hati kita.

Ayat Pendukung: Mzm. 125; Ams. 4:10-27; Rm. 2:12-16
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Menghalau Kegelapan
    Keluaran 10:21-29
    Lalu Musa mengulurkan tangannya ke langit dan gelap gulita meliputi seluruh tanah Mesir selama tiga hari. (Keluaran 10:22) Mati...
  • BERSUKACITALAH!
    Mazmur 149
    Haleluya! Nyanyikanlah bagi TUHAN nyanyian baru! Pujilah Dia dalam jemaah orang saleh. (Mazmur 149:1) Kita adalah manusia yang hidup...
  • Melihat Dengan Objektif
    Matius 12:22-32
    Namun, ketika orang Farisi mendengarnya, mereka berkata, “Orang ini mengusir setan dengan kuasa Be’elzebul, pemimpin setan.” (Matius 12:24) Pernahkah...
  • Jangan Berhenti
    Keluaran 5:1- 6:13
    Tetapi, Musa berkata di hadapan TUHAN, “Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku, bagaimana mungkin Firaun mendengarkan aku, aku seorang...
  • Ketika Kita Tersakiti
    Mazmur 83:1-4, 13-18
    Ya Allah, janganlah Engkau bungkam, janganlah berdiam diri dan janganlah berpangku tangan, ya Allah! (Mazmur 83:2) Sambil menangis, seorang...