HATI-HATI DENGAN PERPECAHAN!

1 Korintus 1:10-18

Belum ada komentar 0 View

Surat 1 Korintus khusus ditulis oleh Paulus untuk menyapa jemaat Korintus yang terancam perpecahan. Sebenarnya, jemaat ini “nyaris” sempurna. Di ayat-ayat sebelumnya, Paulus memuji kematangan iman dan pengetahuan spiritual jemaat Korintus. Sayangnya, semua pesona itu dikotori oleh perpecahan yang tampaknya sudah tiba pada titik yang mengkhawatirkan. Di ayat 10, Paulus memakai kata Yunani eris untuk perpecahan. Eris adalah nama dewi pertikaian dan peperangan. Artinya, dengan membiarkan diri hidup di dalam perpecahan, jemaat Korintus yang mengaku iman pada Kristus tengah menghidupi “tuhan” yang lain yang secara operatif mencacah mereka menjadi beberapa kelompok yang saling bertikai. Ada yang mengaku dari golongan Paulus, golongan Apolos, golongan Kefas, bahkan golongan Kristus.

Paulus tampaknya sangat merisaukan hal ini. Untuk itu, ia memberi nasihat agar mereka berhati-hati dengan dampak perpecahan ini. Dari semua nama yang didaku sebagai pemimpin golongan, hanya satu nama yang layak dijadikan Tuhan dan pengikat persekutuan mereka, yaitu Kristus yang tersalib dan yang bangkit. Dengan membiarkan diri bertikai dengan sesama saudara seiman, mereka sesungguhnya berisiko menjadikan salib sebuah kesia-siaan (ay. 17). Jadi, untuk mengatasi perpecahan itu, jemaat Korintus, dan kita semua, diundang untuk kembali ke kilometer nol identitas kita sebagai anggota tubuh Kristus yang tersalib. Kristus yang satu dan sama itu telah tersalib bagi jemaat Korintus dan bagi kita semua. Maka jangan biarkan Kristus terbagi-bagi karena egoisme dan egosentrisme kelompok kita (ay. 13). Saliblah yang mempersatukan kita menjadi satu tubuh di dalam Kristus. Kita adalah umat salib, we are the people of the cross! (JA)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu