Hanya Di Bibir, Tidak Di Hati

Matius 15:1-9

Belum ada komentar 98 Views

“Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.” (Mat. 15:8)

Beberapa orang Farisi dan ahli Taurat mempertanyakan pola pengajaran Yesus kepada para murid. Bagi mereka, Yesus mengajarkan para murid melanggar adat istiadat nenek moyang perihal mencuci tangan sebelum makan. Zaman itu, pada satu sisi, mendapatkan air bersih tidak semudah di zaman kini. Di sisi lain, sanitasi tidak sebersih zaman kini. Karena itu, mencuci tangan sebelum makan diadatkan demi kesehatan masyarakat. Namun, begitu diadatkan, terminologi najis dan murni menyetara dengan ranah kotor dan bersih.

Pertanyaan orang-orang Farisi dan ahli Taurat, bagi Yesus, adalah pertanyaan munafik. Mereka memberlakukan adat secara tidak konsisten, hanya demi membenarkan pendirian mereka. Atas perilaku mereka, Yesus mengajarkan tentang menaati firman hingga masuk ke hati (Yun. kardia), bukan sekadar hafalan. Sebab, dari kardia (rasa dan pikir) keluar kata dan laku yang murni atau najis.

Dalam renungan kemarin, firman Tuhan mengajarkan tentang bersikap, bukan berteori. Hari ini, firman Tuhan mengajarkan tentang menaati firman dari hati, bukan hanya di mulut. Menyimpan ajaran Tuhan hanya di kepala akan menjadikah firman sebagai teori dan hafalan yang dipertontonkan. Memasukkan firman hingga ke hati akan memuliakan Allah melalui kesejalanan antara kata dan perbuatan. Intinya, ketaatan kepada firman dalam keseharian akan terlihat di dalam praksis kehidupan, bukan hanya wacana. [Pdt. (Em.) Rasid Rachman]

DOA:
Ya Allah, bimbinglah saya menjalankan firman-Mu secara taat dan konsisten di dalam keseharian. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 119:1-8; Ul. 30:1-9a; Mat. 15:1-9
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kekuatan Kelembutan Hati
    Matius 12:15-21
    Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkan-Nya, sampai Ia menjadikan keadilan...
  • Allah Memulihkan Relasi Yang Rusak
    Kejadian 33:1-17
    Tetapi, Esau berlari mendapatkan dia, mendekapnya, memeluk lehernya, lalu diciumnya dia. Mereka pun bertangis-tangisan. (Kejadian 33:4) Sarah sedang membereskan...
  • Keajaiban Allah Dalam Diriku
    Mazmur 139:13-18
    … Betapa ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya. (Mazmur 139:14) Pagi itu, Geybie menyuapi putrinya, Holly. Ia...
  • Bercahaya Dalam Kerajaan Bapa
    Matius 13:24-30, 36-43
    Pada waktu itulah orang-orang benar akan bercahaya seperti matahari dalam kerajaan Bapa mereka. (Matius 13:43a) Di sebuah kota, hidup...
  • Jujur Dan Berintegritas
    Matius 7:15-20
    Jadi, dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. (Matius 7:20) Pak Budi, seorang pengusaha kecil, duduk di meja kerjanya. Pikirannya...