HAMBA yang TAAT

Lukas 1:26-38

Belum ada komentar 111 Views

Kata Maria, “Aku ini hamba Tuhan. Jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Lalu malaikat itu meninggalkan dia. (Luk. 1:38)

Taat berarti tunduk, patuh, setia, tidak berlaku curang, saleh, kuat beribadah. Ekspresi taat itu biasanya dilakukan oleh seorang bawahan kepada atasan atau pihak yang memiliki otoritas. Ketaatan adalah sesuatu yang berisiko. Bagaimana kalau orang atau pihak yang berotoritas itu berlaku sewenang-wenang dan kejam?

Maria adalah perempuan hebat yang darinya kita dapat belajar untuk menjadi taat, yakni taat kepada Tuhan. Tuhan itu baik, Ia tidak kejam dan sewenang-wenang. Namun, karya Tuhan terjadi melampaui nalar. Hal ini yang sering kali menimbulkan pertentangan atau bahkan perlawanan. Maria misalnya, diinformasikan oleh malaikat bahwa ia akan mengandung, padahal ia belum bersetubuh. Ia belum bersuami. Namun, malaikat Tuhan menyampaikan hal itu dan Maria menjawab, “Aku ini hamba Tuhan. Jadilah padaku menurut perkataanmu itu.” Ini sebuah jawaban yang tidak sederhana. Maria tahu konsekuensinya. la dapat dikucilkan, dicibir, dan dihukum secara sosial. Namun, ia merisikokan diri untuk pekerjaan Allah.

Ketaatan adalah sebuah pilihan. Hidup beriman di tengah dunia sarat dengan pilihan. Kadang kita harus memilih, taat kepada Allah atau takut kepada penguasa yang lalim? Pemimpin memang harus kita hormati, tetapi kelaliman harus dihentikan. Menjadi seperti Maria yang berani memberikan diri bagi kemuliaan Tuhan dapat menyebabkan penolakan secara sosial. Namun, kiranya kita sadar bahwa kita adalah hamba Tuhan. [Pdt. Hariman Pattianakotta]

REFLEKSI:
Dalam beberapa peristiwa kehidupan, kadang kita meragukan rencana Tuhan. Namun, biarlah becermin seperti Maria yang menaruh percaya dan taat pada rencana dan kehendak-Nya.

Ayat Pendukung: Yes. 7:10-14; Mzm. 45; Ibr. 10:4-10; Luk. 1:26-38
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Restart Rohani
    Kejadian 35:1-4
    “Marilah kita bersiap dan pergi ke Betel. Aku akan membuat mezbah di sana bagi Allah yang telah menjawab aku...
  • Kuangkat Hatiku Kepada-Mu
    Mazmur 86:1-10
    Buatlah hati hamba-Mu bersukacita, sebab kepada-Mulah, ya Tuhan, kuangkat hatiku. (Mazmur 86:4) Seorang pria duduk sendirian di bangku panjang...
  • Dengan Segenap Hati
    Mazmur 86:11-17
    Aku hendak bersyukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allahku, dengan segenap hatiku, dan memuliakan nama-Mu untuk selama-lamanya. (Mazmur 86:12) Seorang pemuda...
  • Kuasa-Nya Menyembuhkan
    Lukas 6:12-19
    Semua orang banyak itu berusaha menyentuh Dia, karena ada kuasa yang keluar dari Dia dan menyembuhkan semua orang itu....
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...