HAMBA YANG SETIA

Matius 24:45-51

Belum ada komentar 822 Views

Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang. (Mat. 24:46)

Matius 24:45-51 berisikan perumpamaan yang memperlihatkan dua model kualitas hamba dalam menantikan kedatangan kembali tuannya, yaitu hamba yang setia dan bijaksana serta hamba yang jahat. Perumpamaan ini diawali dengan sebuah pertanyaan “siapakah hamba yang setia dan bijaksana?” Ini berarti yang menjadi perhatian utama perumpamaan tersebut ialah bagaimana kita menempatkan diri sebagai hamba yang setia dan bijaksana dalam menantikan kedatangan Yesus pada akhir zaman.

Hamba yang setia dan bijaksana mempunyai ciri sebagai berikut: Pertama, dapat dipercaya dan menjaga kepercayaan tuannya. la menggunakan kepercayaan tuannya dengan baik. Kedua, berintegritas. Setiap tugas dilaksanakan dengan baik dan penuh tanggung jawab walaupun tidak diawasi oleh tuannya. Tidak korupsi. Tidak menyelewengkan jabatan untuk kepentingannya. Ketiga, menggunakan waktu yang diberikan tuannya sebagai kesempatan untuk menghasilkan karya yang baik dan bermanfaat. la tidak membuang waktu dengan percuma seperti dilakukan hamba yang jahat. Karena itulah, tuannya puas dengan hasil kerjanya.

Kita semua dipanggil Tuhan untuk menjadi hamba yang setia dan bijaksana dalam masa penantian kedatangan Tuhan pada akhir zaman. Karena itu, mari kita memperlihatkan kualitas hidup yang membuat kita menjadi pribadi seperti hamba yang setia dan bijaksana dalam perumpamaan hari ini. [Pdt. Jotje H. Karuh]

REFLEKSI:
Sebagai pribadi yang telah diselamatkan dalam Yesus kita harus menempatkan diri sebagai hamba yang setia dan bijaksana.

Ayat Pendukung: Mzm. 9:2-15; Ayb. 16:1-21; Mat. 24:45-51
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Sahabat Dalam Perjalanan
    Lukas 24:13-35
    Lalu kedua orang itu pun menceritakan apa yang terjadi di tengah jalan dan bagaimana mereka mengenali Dia pada waktu...
  • Tanpa Pamrih
    Lukas 14:12-14
    Tetapi, apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh,…. Engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai...
  • Damai Di Tengah Badai
    Yesaya 26:1-4
    Yang teguh hatinya Kaujaga dengan damai sejahtera, …sebab kepada-Mulah ia percaya. Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah...
  • Merespons Kasih Tuhan
    Mazmur 116:1-4, 12-19
    Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN segala kebajikan-Nya kepadaku? (Mazmur 116:12) Rasa syukur bukan hanya tentang mengucapkan terima kasih, tetapi...
  • Tanda Yunus
    Matius 12:38-42
    Jawab-Nya kepada mereka, “Generasi yang jahat dan tidak setia ini menuntut suatu tanda, tetapi kepada mereka tidak akan diberikan...