Gereja Persahabatan

Belum ada komentar 109 Views

3 Yohanes adalah surat yang ditulis oleh Yohanes untuk Gayus, sahabatnya. Ia menjadi salah satu tulisan dalam pustaka Yohanes (Injil Yohanes, surat 1, 2, dan 3 Yohanes, dan Wahyu). Di dalam pustaka Yohanes itu, sahabat (philos) dan persahabatan (philia) sangatlah menonjol. Surat 3 Yohanes ini pun ditulis dengan sebuah sapaan, “Salam dari sahabat-sahabatmu. Sampaikanlah salamku kepada sahabat-sahabat satu per satu.” (ay. 15). Gereja, dalam pustaka Yohanes, dihayati pertama-tama sebagai sebuah persahabatan, lebih dari komunitas “murid” atau “orang percaya.”

Ayat 11 sesungguhnya memberi definisi bagi komunitas persahabatan itu. Para sahabat adalah orang-orang yang “berbuat baik” dan karenanya “berasal dari Allah” (ek tou Theou—keluar dari Allah). Di dalam 1 Yohanes 4:1-7 kata “berasal dari Allah” ini menjadi penanda identitas kita sebagai komunitas persahabatan. Maka, persahabatan (philia) itu sendiri adalah identitas Allah Trinitas.

Adalah seorang rahib dari abad ke-12 bernama Aelred of Rievaulx. Ia menafsirkan ungkapan Yohanes bahwa “Allah adalah kasih” (Deus caritas est) dengan mengatakan bahwa “Allah adalah persahabatan” (Deus amicitia est). Indah sekali, bukan? Jadi, persahabatan bukan hanya relasi manusiawi; persahabatan berakar pada identitas Allah Trinitas sendiri, yang kita alami secara langsung berkat persahabatan dengan Kristus. Ia sendirilah yang berkata mesra, “Aku tidak menyebut kamu lagi hamba … tetapi Aku menyebut kamu sahabat” (Yoh. 15:150).

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • #hidupdalamkasihkarunia
    “… tetapi di bawah kasih karunia.” (Roma 6:14-15) Dua kali Paulus, di dalam bacaan kita Minggu ini, menegaskan bahwa...
  • #MenjadikanTuhanYangUtamaDalamHidup
    Selamat ulangtahun jemaat GKI Pondok Indah! Telah 36 tahun Allah merahmati kita dengan kesempatan untuk mengambil bagian ke dalam...
  • #eskylmenoi #errimmenoi
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • #menjadimuridKristus
    Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. (Matius 28:17) Paul Tillich, seorang teolog sohor, pernah berujar, “Doubt...
  • Hidup Penuh Roh
    Yohanes 7: 37-39
    Undangan Tuhan Yesus “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!” ditujukan kepada siapa saja yang dalam hidupnya mengalami...
Kegiatan