#eskylmenoi #errimmenoi

Belum ada komentar 30 Views

Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. (Mat. 9:36)

Dua tagar yang saya pakai—#eskylmenoi #errimmenoi—merupakan kata Yunani untuk menggambarkan keadaan terabaikan yang dialami oleh orang banyak yang dijumpai Yesus hari itu. Matius 9:36 mencatatnya dengan cukup detil. Orang banyak itu lelah (eskylmenoi) dan terlantar (errimmenoi). Dalam bahasa Jawa yang diadopsi ke dalam bahasa Indonesia, keduanya bisa diungkapkan dengan satu kata: keleleran! Tidak terurus, tidak diperhatikan, tidak dirawat. Itulah kondisi umat yang tidak digembalakan oleh para pemimpin agama. Dan ketika menulis ini, saya merasa bergetar memikirkan, jangan-jangan saya sudah menjadi gembala yang tidak sungguh memperhatikan para domba milik Kristus. Apalagi di masa pandemi ini, betapa pentingnya merawat kesehatan mental dan spiritual umat Allah.

Akan tetapi, tanpa ingin mengalihkan tanggungjawab para gembala gerejawi, saya ingin menegaskan pula satu hal yang mahapenting. Kita semua adalah domba dari satu Gembala Agung, yang sungguh merawat kita, yaitu Yesus Kristus. Ayat 36 ini menunjukkan kualitas mahaindah dari penggembalaan Kristus atas kita. Ia selalu memandang domba-domba-Nya dengan hati yang tergerak oleh belas kasihan. Kata “belas kasihan” (splánchnon) adalah salah satu kata kunci dalam injil-injil yang menunjukkan belarasa Allah pada ciptaan yang dikasihi-Nya. Belarasa inilah yang mewujud dalam kehadiran Sang Anak sebagai manusia seutuhnya, yang bahkan rela mati bagi kita.

Mungkin orang-orang yang seharusnya memperhatikan Anda tidak memberikan perhatian yang memadai. Mungkin orang-orang penting dalam hidup Anda melupakan hari ulang tahun Anda. Mungkin kekasih Anda tidak cukup memberi minat pada wellbeing Anda. Tapi, izinkan saya mengatakan ini. Kristus selalu memandang Anda dengan belas kasihan-Nya. Ia selalu memperhatikan kita semua dan masing-masing. Anda tidak akan keleleran!

ja

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • The Power of Serving, Kekuatan Melayani
    Markus 10:35-45
    Apakah anda punya saudara sekandung? Zebedeus memiliki setidaknya 2 anak dalam bacaan kita yang rupanya senang menjadi pengikut Yesus....
  • The Power of Empathy
    Seorang profesor di sebuah universitas di hari pertama perkualiahan, berdiri dengan tegak di depan mahasiswanya dan memberikan sebuah pendahuluan...
  • Harta Paling Berharga
    Pada umumnya orang merasa bahwa harta yang paling berharga adalah uang. Dengan uang, mereka akan dapat membeli apa pun...
  • Bebaskan Aku Dari Yang Tidak Kusadari
    Bilangan 11:4-6,10-16,24-29
    Kesadaran adalah hal yang biasa kita dengar. Namun biasa didengar bukan berarti mudah untuk dilakukan. Kerapkali dalam melakukan hal...
  • Tidak Mengerti Namun Segan Menanyakannya
    Markus 9:30-37
    Bertanya adalah bagian dari proses belajar. Dengan bertanya kita membuka ruang untuk berdialog, membagi dan mendapat pengertian yang baru....