engkaukah

Engkaukah yang kami nanti-nantikan…?

Matius 11:2-11

Belum ada komentar 349 Views

Ryan Reynolds, aktor film (Green Lantern, Deadpool), pernah mengatakan ini: “When you have expectations, you are setting yourself up for disappointment.” Rasanya banyak orang yag setuju dengan Reynolds. Ekspektasi atau harapan barangkali baik untuk menetapkan tujuan. Tetapi memeganginya dengan kaku hanya akan menimbulkan kekecewaan. Namun tetap saja banyak orang melakukannya. Berpegang pada ekspektasinya sendiri dalam banyak hal, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap orang lain. Yohanes Pembaptis pun tak luput dari perangkap ini.

Di dalam tahanan, Yohanes Pembaptis resah mendengar bagaimana sepak-terjang Yesus, yang tidak sesuai dengan visi dan ekspektasinya sendiri. Ia tidak mengerti dan menjadi ragu sehingga mengirimkan muridnya untuk bertanya langsung kepada-Nya: “ Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain? ” (Mat. 11:3). Jawab Yesus sederhana: lihatlah pada kenyataan yang ada. “Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat…” (Mat. 11:4)

Relasi dengan Tuhan bukan berarti mengharapkan bahwa IA akan menuruti kehendak dan keinginan kita. Yang sebaliknyalah yang mestinya terjadi. Maka menyambut kedatangan-Nya berarti pertama-tama bersedia untuk menyesuaikan visi, ekspektasi dan dambaan kita dengan visi dan kehendak Tuhan, betapa pun sulit atau beratnya.

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Berjumpa SANG RAJA dalam Kehinaan
    Yehezkiel 34:11-16, 20-24; Mazmur 95:1-7; Efesus 1:15-23; Matius 25: 31-46
    Skenarionya, bukan saya mengerti apa yang saya lakukan, melainkan saya melakukan suatu perbuatan itu -baik atau jahat- sebagai sesuatu...
  • Kepercayaan Dan Tanggung Jawab
    MATIUS 25: 14-30
    “Wenn Gott einmal bei der Arbeit erwischt hat, dem schickt er zur Strafe immer wieder neue.” (Sekali Tuhan mendapati...
  • Allah itu Besar Kita itu Kecil
    I Tesalonika 4: 13-18
    Setelah manusia mati, kemana? Konsep Surga atau Rumah Bapa menjadi misteri bagi banyak orang di Tesalonika, yang sebagian berasal...
  • Keadilan Tuhan Dinyatakan
    Mikha 3:5-12; Mazmur 43; 1 Tesalonika 2:9-13; Matius 23:1-12
    Mengapa Tuhan Yesus pada akhir hidup-Nya di Kayu Salib berkata: “Ya Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa...
  • Luka di Hati, Bukan Prasasti
    Imamat 19:1-2, 15-18; Mazmur 1; 1 Tesalonika 2:1-8; Matius 22:34-46
    Siapa yang tidak tahu tentang luka? Kerusakan yang terjadi pada diri sendiri dan seringkali akan menimbulkan rasa sakit. Rasa...
Kegiatan