Engkau Menabur, Engkau Menuai

Lukas 18 : 9 - 14

Belum ada komentar 128 Views

Dari perumpamaan yang Yesus sampaikan mengenai orang Farisi dan Pemungut Cukai, kita dapat melihat bagaimana tindakan dan sikap batin dapat menentukan keberkenanan Allah pada diri kita.

Benar, jika kita menghayati bahwa kasih Allah adalah sebuah anugerah.

Benar, jika kita percaya cinta-Nya unconditional.

Juga benar, Allah yang kita sembah bukanlah allah yang transaksional – kita memberi baru kemudian Ia mau memberkati.

Tapi di sisi lain, kita perlu memeriksa diri dan sikap batin. Jangan sampai, kita menjadi seperti orang Farisi dalam perumpamaan itu, yang mengucap syukur dalam doanya bukan karena kebaikan Allah, tapi justru membeberkan prestasi demi kemegahan diri. Ia membandingkan ‘kesucian’ nya dengan orang lain yang melakukan kesalahan. Membanggakan ritus keagamaan yang ia lakukan, demi sebuah kepuasan.

Berbanding terbalik dengan seorang pemungut cukai yang dicap pendosa, namun doanya tulus dalam kerendahan hati mengakui kesalahan.

Apa yang terjadi kemudian?

Si pemungut cukai lah yang menurut Yesus dibenarkan oleh Allah.

Saudara yang dikasihi Tuhan, hendaklah kita bersama keluarga terus mengupayakan diri melakukan hal yang berkenan di hadapanNya. Bukan agar dikasihi, tapi justru sebagai bentuk ungkapan syukur atas kasih setia-Nya yang tak berkesudahan.

Tuhan Yesus memberkati kita. Amin.

ASC

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Yang jauh menjadi dekat
    Surat Filemon ini adalah hadiah buat Gereja di sepanjang abad dan tempat. Jadi bukan hanya surat pribadi dari seorang...
  • Dibutakan Untuk Melihat
    Kisah Para Rasul 9:1-18
    Saulus tiba-tiba tidak dapat melihat, matanya buta. Apa penyebabnya? Dalam Kisah Para Rasul 22:11, Rasul Paulus menceritakan bahwa suatu...
  • Kasih Yang Melampaui Aturan
    Suatu siang terjadi percakapan antara seorang Ibu pedagang gado-gado dan seorang Ibu pembeli gado-gado di sebuah warung. Tukang gado-gado...
  • Keteguhan Hati
    Pernahkah saudara merasa Tuhan tidak mau menjawab doa-doa saudara? Saudara memohon pertolongan Tuhan untuk menyembuhkan seseorang yang sakit atau...
  • Jerih Payah Yang Tidak Sia-sia
    Wahyu 14:12-13
    Kata jerih payah artinya berupaya dengan sungguh-sungguh untuk sesuatu hasil yang maksimal. Rasul Yohanes menggunakan kata jerih Lelah dalam...