Engkau Bertiga Dan Kami Bertiga

Matius 28:16-20

Belum ada komentar 110 Views

“Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus ….” (Mat. 28:19)

Perichoresis adalah salah satu cara yang dicetuskan oleh Yohanes dari Damaskus untuk menjelaskan Trinitas. Perichoresis ini adalah sebuah ungkapan teknis untuk menggambarkan kesaling-terhubungan dari tiga pribadi Allah. Sang Bapa hadir dalam Sang Anak, Sang Anak hadir dalam Sang Bapa, dan mereka berdua dalam Roh Kudus sebagaimana Roh Kudus hadir dalam Sang Bapa dan Sang Anak. Pemahaman Trinitas juga sering digambarkan sebagai matahari yang memiliki bola pijar, panas, tetapi juga merupakan satu kesatuan.

Bagian ini dikenal sebagai “Amanat Agung Tuhan Yesus.” Akibatnya, banyak orang berbondong-bondong berusaha mengkristenkan seseorang dan membaptiskan mereka dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Tetapi, lupa bahwa ayat ini belum selesai. Ayat 20 menyebutkan “dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan ….” Jadi, Trinitas bukan sekadar sebuah formula baptisan, melainkan bagaimana mengajarkannya menjadi bagian dari kehidupan iman.

Ajaran Trinitas merupakan salah satu ajaran yang penting dalam kekristenan, namun juga yang cukup sulit untuk diajarkan secara verbal. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah melalui penghayatan hidup sehari-hari, yakni bagaimana melihat Sang Bapa sebagai Sumber kehidupan kita, menghayati Tuhan Yesus sebagai Juruselamat yang sudah menebus kita, dan juga mengandalkan Roh Kudus dalam keseharian kita. [Pdt. Engeline Chandra]

DOA:
Tidak mudah bagi kami untuk memahami-Mu, Tuhan. Beri kami hikmat untuk dapat melakukannya. Amin.

Ayat Pendukung: Kej. 1:1-2:4a; Mzm. 8; 2Kor 13:11-3; Mat. 28:16-20
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Tuhan Tak Berhenti
    Kejadian 25:7-11
    Setelah kematian Abraham, Allah memberkati Ishak, anaknya. (Kejadian 25:11a) Ketika seorang pemimpin besar meninggal, orang sering takut akan masa...
  • Air Mata Menjadi Sukacita
    Mazmur 126
    Pulihkanlah keadaan kami, ya TUHAN, seperti memulihkan batang air kering di Tanah Negeb! (Mazmur 126:4) Seorang petani menabur benih...
  • Mata Melihat, Hati Tergerak
    Matius 9:35-10:8
    Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh betas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba...
  • Jangan Kesampingkan Perintah Allah
    Markus 7:1-13
    Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Sungguh pandai kamu mengesampingkan perintah Allah, supaya kamu dapat memelihara adat istiadatmu sendiri.” (Markus...
  • Memilih Dengan Nilai-Nilai Iman
    Kejadian 24:1-9
    “Tetapi, engkau harus pergi ke negeri asalku dan kepada sanak saudaraku untuk mengambil seorang istri bagi Ishak, anakku.” (Kejadian...