Dua Jenis Pertobatan

Kisah Para Rasul 9 : 1 - 20

Belum ada komentar 1096 Views

2 Jenis pertobatan?? Bukankah yang harus dan sudah bertobat adalah Saulus? Benar! Saulus harus bertobat karena ia begitu jahat, menangkap dan membunuh banyak anak-anak Tuhan! Tetapi Ananias juga harus ‘bertobat’ dari cara pandangnya yang keliru terhadap Saulus yang sudah bertobat!

Sebuah pertobatan dari 1 orang jahat selalu menuntut ‘pertobatan’ dari para korban atau orang-orang yang berada pada posisi ‘bersih’. Mereka harus memiliki cara pandang yang baru terhadap orang jahat yang bertobat itu. Dan ini sungguh tidak mudah! Ketika Allah meminta Ananias untuk menolong Saulus, maka ia segera mengungkapkan cara pandangnya tentang Saulus yang jahat (Kisah 9:13-14). Cara pandang inilah yang harus diubah. Ananias sekarang harus memandang Saulus sebagai seorang yang akan Tuhan pakai menjadi alat di tangan-Nya (Kisah 9:15).

Ananias siap mengubah cara pandangnya terhadap Saulus. Begitu juga murid-murid lain (Kisah 9:17,19b). Tetapi fakta keseharian kita, tidak semudah itu orang mengubah cara pandangnya terhadap orang jahat. Itu sebabnya upaya deradikalisasi sering gagal bukan karena seorang teroris tidak mau berubah tetapi karena ia tidak diterima di masyarakat. Begitu juga seorang penjahat sering pada akhirnya balik kembali ke penjara karena ketika ia bebas, masyarakat tidak menerimanya. Dalam konflik suami-isteri, ketika 1 pihak bertobat maka pihak lain juga harus mengubah cara pandangnya terhadap pihak yang bertobat. Kalau kesalahan masa lalu masih terus diangkat pada akhirnya konflik akan kembali terjadi.

Nah, perjumpaan dengan Yesus yang bangkit mengubah Saulus, juga Ananias, lalu bagaimana dengan anda? Berapa kali anda sudah merayakan Paskah? Lalu ‘pertobatan’ atau perubahan macam apa yang sudah muncul dalam hidup anda?

RDJ

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Kerajaan Allah: Bukan Lokasi dan Situasi
    Lukas 4:16-21, Lukas 11:11-13
    Lalu Ia memulai mengajar mereka, kata-Nya: “Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengarnya.” (Lk. 4:21) Kerajaan Allah...
  • Kembali ke Kilometer Nol
    Yeremia 6:16, Yohanes 3:5-8
    Beginilah firman TUHAN: “Ambillah tempatmu di jalan-jalan dan lihatlah, tanyakanlah jalan-jalan yang dahulu kala, di manakah jalan yang baik,...
  • (Tak) ‘Ku Tahu ‘Kan Hari Esok
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan...
  • Melampaui Usia, Menggugah Karya
    1 Samuel 2:18-20, 26; Mazmur 148; Kolose 3:12-17; Lukas 2:41-52
    Tahukah Saudara arti kata ageisme? Ageisme atau ageism (dibaca : agis) adalah diskriminasi berdasarkan usia. Mungkin kita tidak familier...
  • Melampaui Stigma, Mencipta Persahabatan
    Setiap perjumpaan selalu melahirkan kesan baik yang positif maupun negatif. Kesan-kesan itu berkumpul, berkelindan, dan melekat sedemikian rupa sehingga...