Doa Yang Sungguh

2 Raja-raja 20:1-11

Belum ada komentar 57 Views

Pada hari-hari itu Hizkia jatuh sakit dan hampir mati. Lalu datanglah nabi Yesaya bin Amos, dan berkata … ”Sampaikanlah pesan terakhir kepada keluargamu, sebab engkau akan mati, tidak akan sembuh lagi.” (2Raj. 20:1)

Apa yang akan Anda lakukan jika mengetahui kapan waktu kematian Anda? Apa yang akan Anda lakukan dengan waktu Anda yang tersisa? Reaksi setiap orang atas hal ini sangat mungkin berbeda.

Ketika Hizkia sakit, Tuhan berfirman kepadanya melalui nabi Yesaya, Tuhan memberitahukan bahwa waktu hidupnya akan segera berakhir. Sebelum itu terjadi, Tuhan memberi kesempatan kepada Hizkia untuk menyampaikan pesan-pesan terakhir kepada keluarganya. Namun, Hizkia tidak melakukannya. Malahan, Hizkia bernegosiasi dengan Tuhan dalam doanya. Ia mengatakan kepada Tuhan bagaimana ia setia kepada Tuhan dan melakukan kehendak-Nya dengan tulus hati. Hizkia memohon belas kasihan Tuhan dengan ratap dan tangisnya. Tuhan yang penuh belas kasihan mendengarkan permohonan Hizkia. Maka sekali lagi, Tuhan mengutus Yesaya untuk menyampaikan rencana-Nya bagi Hizkia. Ia akan disembuhkan dari sakit penyakitnya dan usianya diperpanjang 15 tahun lagi. Bukan itu saja, Tuhan juga akan melepaskan Yehuda dari Asyur dan melindunginya. Doa yang disampaikan Hizkia dengan kesungguhan hati didengar Tuhan; membuat-Nya mengubah rencana-Nya atas hidup Hizkia.

Tuhan bukan hanya mendengar kata-kata doa yang terucap di mulut kita. Tuhan melihat hati kita yang terdalam. Ia melihat apakah hati kita sungguh tertuju kepada-Nya. Dia melihat apakah doa-doa kita sekadar basa-basi belaka. Jadi, berdoalah sungguh-sungguh! [Pdt. Henni Herlina]

DOA:
Dengarlah doa kami, ya Tuhan, lihatlah isi hati kami. Amin.

Ayat Pendukung: Mzm. 88; 2Raj. 20:1-11; Mrk. 9:14-29
Bahan: Wasiat, renungan keluarga.

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Hormati Kemurahan Allah
    Mazmur 51
    Kurban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang remuk redam dan penuh penyesalan tidak akan Kau pandang...
  • PAMER
    Matius 6:1-6, 16-21
    Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu. (Matius 6:18b) Seiring dengan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi, muncullah suatu...
  • Tak Berjalan Sendirian
    1 Raja-raja 19:9-18
    Tetapi, Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, semua orang yang tidak berlutut menyembah Ba’al dan mulutnya tidak...
  • Kesabaran Allah
    Mazmur 78:17-20, 52-55
    Ketika Ia menggiring umat-Nya seperti domba-domba, dan memimpin mereka seperti kawanan hewan di padang gurun; ketika Ia menuntun mereka...
  • BERDIAMLAH
    Matius 17:1-9
    Kata Petrus kepada Yesus, “Tuhan sungguh baik kita berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biariah kudirikan di sini...