Ditempa oleh Penderitaan

Ditempa oleh Penderitaan

Kel. 17:1-7; Mzm. 95; Rom. 5:1-11; Yoh. 4:5-26, 39-42

Belum ada komentar 23 Views

Hujan debu Gunung Kelud menyebabkan Jogya yang biasanya hiruk pikuk menjadi kota mati. Orang masih ragu memulai usaha warungannya, kecuali satu warung kecil di bantaran sungai. Di warung itu kelihatan sepi, hanya ada ibu penjual yang dibantu anaknya dan dua orang pelanggan. “malam bu…” sapaku, “Malam mas, mau makan apa? tanyanya “Nasi gudeg suwir pakai telor ya bu” jawabku cepat. “masih banyak debu dijalanan kok sudah keluar rumah mas, apa ibu gak masak ?”, tanya ibu itu lagi. “tadi seharian di rumah rasanya mulai sumpek, pengen cari udara segar setelah hujan dari pagi, jawabku lagi. Lha…ibu sendiri kok sudah berjualan, sementara warung lainnya masih pada tutup. “iya mas”, sambung ibu itu lagi, “abisnya gimana ? Mata pencaharian cuman ini, kalau berhenti gimana dan lagi, mungkin ada yang butuh makan, di sini kan banyak anak kost yang duitnya sering pas-pas an, terus sering ngutang, akh jadi kasihan lah sama mereka. Ibu bukan sok pinter, tapi ibu cuma mau kasih tau “Gusti Allah Ora Sare”, mas kan percaya sama Gusti Allah to ? ingat saja “Gusti Allah Ora Sare”. “maksudnya “Gusti Allah Ora Sare” itu apa? Tanyaku lagi. “ ooo alah… itu artinya Tuhan Allah Tidak Tidur.. gini lho mas, kalo mas e punya iman, Gusti Allah itu akan membantu usaha yang mas lakukan, asal mas hidupnya harus benar. Jadi meski hujan debu, hujan bledek, hujan bleduk entah opo wae, pasti ada maksud dibalik semua musibah, kesulitan dan penderitaan itu….. ooo gitu ya bu? Jawabku sambil bersiap untuk membayar.

(TT)

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Peace Maker or Peace Lover
    Saudara, ada banyak peristiwa yang terjadi belakangan ini. Berbagai bencana alam yang baru-baru saja terjadi seolah menambah rangkaian permasalahan...
  • Ketika Iman Menuntut Bukti
    Kisah Para Rasul 4:32-35; Mazmur 133; 1 Yohanes 1:1 -2:2: Yohanes 20:19-31
    Saudara, manusia adalah makhluk yang tidak bisa hidup tanpa rasa percaya. Setiap hal yang kita lakukan, selalu berdasar pada...
  • Kebangkitan
    Yohanes 20:1-18
    Para murid dalam duka mendalam setelah melihat Sang Guru mati disalibkan, memilih jalan masing-masing, menyibukan diri demi menghilangkan rasa...
  • Pengosongan Diri
    Filipi 2:5-11, Markus 11:1-11
    Yesus memasuki Yerusalem dengan kesadarannya akan jalan sengsara-Nya, menyambut sengsara itu dengan tangan terbuka. Kesaksian penulis injil Markus, menunjukan...
  • Pemberitaan
    Yeremia 31:31-34; Mazmur 51:2-13; Ibrani 5:5-10; Yohanes 12:20-33
    Pemberitaan apa yang menurut Saudara paling heboh akhir-akhir ini? Vaksin? Varian baru Covid 19? Atau berita tentang KLB Partai...