Dipilih Tapi Menderita

Belum ada komentar 34 Views

Tetapi firman Tuhan kepadanya: “Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.” (Kis. 9:15-16)

Layakkah seorang penjahat menjadi pekabar Injil? Hal ini dipertanyakan, sebab umumnya pekabar Injil adalah orang-orang yang memiliki latar belakang baik; kelakuannya baik dan dari keluarga baik-baik.

Alkitab mengungkapkan bahwa Saulus mengancam, menganiaya dan bahkan membunuh murid-murid Tuhan. Perbuatan Saulus itu berlangsung hingga ia mengalami perjumpaan dengan Tuhan dalam perjalanannya ke Damsyik; di mana Saulus melihat cahaya yang memancar dari langit. Cahaya itu merobohkannya dan membuatnya buta. Tuhan lalu menyuruh Ananias untuk menemui Saulus dan berdoa baginya. Ananias yang mengetahui perbuatan Saulus bertanya kepada Tuhan mengapa Tuhan memilih Saulus, seorang yang membenci Tuhan dan berbuat jahat kepada murid-murid-Nya. Jawaban Tuhan ialah “orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku.” Tuhan memilih Saulus untuk melaksanakan misi-Nya. Tugas itu tidak mudah; Saulus akan menanggung banyak penderitaan karena tugas itu. Tetapi, Tuhan tidak akan membiarkan Saulus sendirian. Tuhan menyertai Saulus, dan itu dimulai dengan memulihkan penglihatan dan kekuatan Saulus.

Menjadi pekabar Injil bukanlah ditentukan oleh latar belakang seseorang, melainkan oleh pilihan Tuhan. Tugas memberitakan Injil tidaklah mudah, malahan diwarnai penderitaan. Namun, percayalah karena Tuhan yang memanggil dan mengutus, maka Dia juga yang akan memberi kekuatan untuk melakukan tugas itu. [Pdt. Arliyanus Larosa] 

REFLEKSI:

Tuhan dapat memilih siapa saja menjadi murid-murid-Nya, asalkan mereka mau menanggung penderitaan selama pelayanannya.

Ayat Pendukung:  Mzm. 29; 1Sam. 3:10–4:1a; Kis. 9:10-19a
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Berkat Orang Berhikmat
    Mazmur 128
    Berbahagialah setiap orang yang takut akan TUHAN, yang hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya! (Mzm. 128:1) Orang berhikmat tidak identik...
  • Hidup Yang Tidak Sia-Sia
    Pengkhotbah 4:9-16
    Lebih baik seorang muda miskin tetapi berhikmat dari pada seorang raja tua tetapi bodoh, yang tidak mau diberi peringatan...
  • Jika Tuhan Menghendaki
    Yakobus 4:8-17
    Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.” (Yak. 4:15) Seorang bapak...
  • Mencari Hormat? NO!
    Markus 9:30-37
    Kata-Nya kepada mereka: “Jika seseorang ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari...
  • Munafik Itu Hina
    Matius 23:29-39
    Celakalah kamu, hai ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, hai kamu orang-orang munafik, sebab kamu membangun makam nabi-nabi dan memperindah...