Dipilih Tapi Menderita

Belum ada komentar 31 Views

Tetapi firman Tuhan kepadanya: “Pergilah, sebab orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku untuk memberitakan nama-Ku kepada bangsa-bangsa lain serta raja-raja dan orang-orang Israel. Aku sendiri akan menunjukkan kepadanya, betapa banyak penderitaan yang harus ia tanggung oleh karena nama-Ku.” (Kis. 9:15-16)

Layakkah seorang penjahat menjadi pekabar Injil? Hal ini dipertanyakan, sebab umumnya pekabar Injil adalah orang-orang yang memiliki latar belakang baik; kelakuannya baik dan dari keluarga baik-baik.

Alkitab mengungkapkan bahwa Saulus mengancam, menganiaya dan bahkan membunuh murid-murid Tuhan. Perbuatan Saulus itu berlangsung hingga ia mengalami perjumpaan dengan Tuhan dalam perjalanannya ke Damsyik; di mana Saulus melihat cahaya yang memancar dari langit. Cahaya itu merobohkannya dan membuatnya buta. Tuhan lalu menyuruh Ananias untuk menemui Saulus dan berdoa baginya. Ananias yang mengetahui perbuatan Saulus bertanya kepada Tuhan mengapa Tuhan memilih Saulus, seorang yang membenci Tuhan dan berbuat jahat kepada murid-murid-Nya. Jawaban Tuhan ialah “orang ini adalah alat pilihan bagi-Ku.” Tuhan memilih Saulus untuk melaksanakan misi-Nya. Tugas itu tidak mudah; Saulus akan menanggung banyak penderitaan karena tugas itu. Tetapi, Tuhan tidak akan membiarkan Saulus sendirian. Tuhan menyertai Saulus, dan itu dimulai dengan memulihkan penglihatan dan kekuatan Saulus.

Menjadi pekabar Injil bukanlah ditentukan oleh latar belakang seseorang, melainkan oleh pilihan Tuhan. Tugas memberitakan Injil tidaklah mudah, malahan diwarnai penderitaan. Namun, percayalah karena Tuhan yang memanggil dan mengutus, maka Dia juga yang akan memberi kekuatan untuk melakukan tugas itu. [Pdt. Arliyanus Larosa] 

REFLEKSI:

Tuhan dapat memilih siapa saja menjadi murid-murid-Nya, asalkan mereka mau menanggung penderitaan selama pelayanannya.

Ayat Pendukung:  Mzm. 29; 1Sam. 3:10–4:1a; Kis. 9:10-19a
Bahan: Wasiat, renungan keluarga

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Renungan Harian
  • Kematiannya Membangkitkan Kita
    Yohanes 11:1-44
    Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu...
  • Hukuman Bagian Dari Kasih Sayangnya
    Yehezkiel 36:8-15
    Maka kamu, gunung-gunung Israel, akan bertunas kembali dan akan memberi buah untuk umat-Ku Israel, sebab mereka akan segera kembali....
  • Setia Dalam Penderitaan
    Wahyu 11:15-19
    Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatan tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu …. (Why....
  • Pertolongan Tuhan Tidak Pernah Terlambat
    Mazmur 130
    Tuhan, dengarkanlah suaraku! Biarlah telinga-Mu menaruh perhatian kepada suara permohonanku. (Mzm. 130:2) Di ruang gawat darurat sebuah rumah sakit...
  • Tuhan Peduli
    Matius 9:27-34
    Ketika Yesus meneruskan perjalanan-Nya dari sana, dua orang buta mengikuti-Nya sambil berseru-seru dan berkata: “Kasihanilah kami, hai Anak Daud.”...
Kegiatan