Dikenal dan Diasuh

Dikenal dan Diasuh

Belum ada komentar 13 Views

Di konter-konter pelayanan bank misalnya, demi ketertiban giliran pelayanan, kepada kita diberikan nomor urut. Pada giliran kita nomor yang kita pegang akan dipanggil. Pertama kali mengalami ini saya merasa kurang dimanusiakan. Saya hanyalah sebuah nomor, bukan Purboyo. Dan rasanya di banyak database di negeri ini, saya, sebagaimana kita semua, adalah nomor urut belaka.

Tidak demikian dengan kita dalam relasi kita dengan  TUHAN, Gembala kita yang baik. IA mengenal kita. IA  memanggil kita dengan nama kita. Dan kita mengenali pula suara-NYA, sehingga kita dapat mengikut DIA. Dan terjadilah relasi indah antara sang Gembala yang mengenali dan mengasuh kita, dengan kita domba-domba-NYA yang “mengenali suara-NYA”.

“Mengenali suara TUHAN” inilah yang membedakan kita dari mereka yang bukan domba-domba-NYA, yang menjadi karakteristik kita sebagai domba-domba-NYA, umat dan jemaat-NYA. Maka dalam relasi dengan sang Gembala baik itu, menyatakan dan membuktikan diri sebagai jemaat-NYA haruslah senantiasa terjadi.

Tolok ukurnya kiranya jelas: meneladani sang Gembala baik. Bila IA berkenan mengenali kita dan mengasuh kita, maka kita juga dipanggil untuk menjadi jemaat yang “mengenali dan mengasuh” sesama kita. Jemaat yang peduli!

“Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku…” (Yoh. 10:27).

PWS

Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom dengan tanda (**) wajib diisi.

Arsip kategori Khotbah Minggu
  • Bertobat dan Percayalah
    Dalam pembacaan Injil minggu ini, Yesus mengatakan empat hal yang sangat tajam dan jelas. Dua yang pertama adalah pernyataan...
  • Filipus dan Natanael
    Yohanes 1:43-51
    Injil Yohanes dalam bacaan minggu ini menunjukkan dua tipe orang beriman. Filipus yang merujuk pada Musa dan kitab Taurat,...
  • TOHU WABOHU
    Kejadian 1:1-5 dan Markus 1:4-11
    Dengan apik penulis Injil Markus menuliskan sebuah keterangan bahwa seruan pertobatan Yohanes Pembaptis justru disampaikan di tengah padang gurun...
  • Sang Kekal Diam Bersama Kita
    Yohanes 1:14
    Seorang sastrawan bernama Goenawan Moehamad menulis sebuah catatan, “Selalu ada yang bisa mengerikan dalam hubungan dengan sejarah. Tapi pada...
  • Simeon: Siap Mati dan Berani Hidup
    Lukas 2:29-30
    Salah satu sisi kelam dari pandemi Covid-19 yang paling mendukakan kita semua adalah terenggutnya kehidupan orang-orang yang kita kasihi...